Beranda BOMBANA Tabligh Akbar di Poleang, Bupati Menyampaikan Beberapa Poin Penting

Tabligh Akbar di Poleang, Bupati Menyampaikan Beberapa Poin Penting

158
0

WONUABOMBANA.COM, POLEANG – Tabligh Akbar yang digelar di Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Bupati Bombana 2 Periode H. Tafdil S.E MM menyebutnya kalau kegitan ini hanyalah refleksi saja mengingat 1 tahun masa pemerintahannya, tidak ada tema khusus, ucapnya.

“Kegiatan ini tidak ada tema khusus. Sebab, mau bilang evaluasi 1 tahun (Program), belum selesai, nanti Desember. Inikan baru Agustus, cuma memang terhitung 1 tahun paska pelantikan”, jelasnya sembari tersenyum usai terselenggaranya acara Tabligh Akbar di Masjid Raya Boeping (Poleang Induk), Rabu malam 22/8.

Lanjut Bupati, jadi memang belum bisa dievaluasi. Sebab, program masih sementara berjalan. Kemungngkinan, Program Gembira 2 bisa normal menjelang tahun ke 2, tambahnya.

“Inikan kemarin kita masih banyak bergelut dengan regulasi, yakni persiapan payung hukum yang jelas. Sebab, program juga tidak bisa kita jalankan bila tidak ada payung hukum dasarnya, takut juga kita melanggar”, tegasnya.

Dia juga menyampaikan sambutan didepan Puluhan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Ratusan Ibu-ibu Majelis Taklim dan Tamu undangan lainnya seperti, perwakilan Kepolisan Resort Bombana. Dalam kesempatan itu dirinya mengklaim kalau Data Masyarakat Miskin di Bombana sejak (2011), dan baru-baru ini angkanya sudah turun secara signifikan.

Dari 16.561 Kepala Keluarga (KK) Masyrakat Miskin di Bombana pada tahun 2011, kini telah menurun secara drastis sebanyak 8 ribuan saja. Ini berdasarkan validasi yang telah dilakukan baik ditingkat Desa, Kelurahan, Kecamatan bahkan sampai Kabupaten.

BACA JUGA :  Pemda Bombana Menilai, 'Berutang' Adalah Solusi Yang Tepat

Dengan kata lain jelas H.Tafdil, angka kemiskinan setelah mendapatkan intervensi baik dari pemerintah Pusat, maupun Daerah, angkanya menurun sekitar 50 persen.

“Namun untuk tingkat kebenarannya, itu adalah tanggung jawab kita semua”, singkatnya.

Begitu juga terkait beberapa program Gembira 2,  tuturnya sementara berjalan.

Katanya, yang sudah berjalan misalnya, Gembira Desa, Kelurahan, dan Kecamatan. Kalau Gembira Taskin, seperti Rumah Moico akan mulai diturunkan bulan september mendatang.

Begitu juga Gembira Kerja, pihaknya masih menunggu setelah data kemiskinan selesai, mungkin Oktober.

Gembira Sehat, sementara mengintegrasi dari Kartu Jamkesda ke Program Nasional JKN KIS akan tetapi katanya, bagi Masyarakat yang masih memiliki kartu Jamkesda, masih bisa dipergunakan sembari menunggu Dinas terkait untuk mengurus pengintegrasiannya.

Dan Tenaga Kesehatan tidak perlu kuwatir sebab Pemda tetap akan bayar Jasanya. “Kemarin kita sudah lakukan konsultasi ke BPKP, konsultasi ke Provinsi tidak lain sebagai pengurusan payung hukumnya. Kalau Program yang sudah jelas payung hukumnya sudah berjalan, sementara yang belum masih menunggu. Sebab, takut juga kita berbuat tanpa ada payung hukumnya takut melanggar”, pungkasnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, H.Tafdil juga menyampaikan jika Pemda Bombana Target 2019 rencananya akan genjot semua Infrastruktur. Diantanya pembanguan pasar sentral Boepinang (Poleang), yang memakan anggraan sekitar Rp40 Milyar, dan kelanjutan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Desa Lantawua Kec. Rarowatu Utara sekitar Rp60 Miliar.

Adapun sisanya semuanya untuk pembangunan jalan yang tersebar di 3 Zona tanpa terkecuali, Rumbia, Poleang, dan Kabaena. Namun, dia berharap ajuan berkas peminjaman yang kini telah masuk ke Kementerian, bisa terealisasi/dilayani dengan besar permintaan sebanyak 300 Milyar.

Sekedar informasi, penceramah/kultum disampikan langsung oleh Uztads DR. H. Abd. Rahman Qayyum SH. MA. (w/b)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here