Beranda ASPIRASI Syahbandar Kabaena Pastikan, Tidak Ada Lagi Pemuatan Besi Smelter

Syahbandar Kabaena Pastikan, Tidak Ada Lagi Pemuatan Besi Smelter

279
0
Pihak Syahbandar Bombana saat menerima massa aksi dari Koalisi Barisan Muda Pulau Kabaena Bersatu (KBMPKB), Senin (26/8/2019).

WONUABOMBANA.COM, KABAENA – Setelah mencuatnya masalah pengapalan atau pemuatan Besi PT. SSU (Surya Saga Utama) di Jetty Desa Malandahi, Kecamatan Kabaena Utara, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), Syahbandar selaku orang yang bertanggung jawab penuh terkait izin berlayar jadi sasaran aksi didepan Kantornya Sikeli Senin (26/8/2019).

Kenapa demikian?, sebab pemuatan Besi PT. SSU diduga telah melanggar dan merugikan negara hingga Miliaran rupiah. Untuk itu Syahbandar dituding ada pembiaran atau kerjasama terselubung. Pasalnya, Besinya sementara bermasalah dengan hukum, namun tetap saja ada pemuatan hingga ribuan Ton. Dan ironisnya lagi teriak Massa Aksi, sudah terjadi sebanyak empat kali (pengangkutan).

Massa Aksi yang tergabung dalam Koalisi Barisan Muda Pulau Kabaena Bersatu (KBMPKB) mengutuk sekaligus meminta dengan tegas agar Syahbandar Kabaena tidak tinggal diam atas kejadian tersebut. Apalagi penjualannya dilakukan oleh Oknum Warga Negara Asing (WNA).

Menerima Aspirasi, Syahbandar Kabaena Muhammad Arfah menilai, jika Aksi ini adalah bentuk dari partisipasi Masyarakat dalam mengawasi sekaligus menjaga Barang-barang milik Negara. Bahkan menurutnya, itu adalah tindakan yang positif.

Baca Juga : Bea Cukai Sultra Dikecam Oleh Massa Aksi Agar Besi PT. SSU Tidak Keluar Lagi

“Saya menanggapi aksi ini adalah bentuk yang positif. Karena sudah menghimbau bukan hanya kepada saya (Syahbandar), melainkan juga kepada Kepolisian untuk menjaga barang-barang agar tidak adalagi pemuatan”, jelas Arfah.

Dirinya menjelaskan, secara aturan dia katanya hanya menjalankan tugas sebagai bawahan sekaligus perpanjangan tangan dari pimpinannya Syahbandar yang berada di Bau-bau.

“Sebenarnya saya hanya menindaklanjuti surat yang diterbitkan oleh Syahbandar Bau-bau selaku atasan saya. Setelah SPB nya sudah jadi, selanjutnya dikembalikan ke saya untuk diproses. Adapun terkait bongkar muatnya itu yang bertanggung jawab adalah agen, bukan saya”, ucapnya.

Namun kendati demikian, didepan Awak Media pada saat wawancara, dia menegaskan tidak akan lagi langsung meninandaklanjuti bila ada surat yang masuk meski itu dari atasannya. “Kedepan saya pastikan tidak akan lagi serta merta menindaklanjuti bila ada SPB yang masuk tanpa saya turun cek langsung dilapangan Kapal dan Barang-barang muatannya. Dan nantinya saya akan bekerja sama dengan pihak keamanan seperti Kepolisian dan Babinsa”, tegas Syahbandar. (w/b)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here