Beranda BOMBANA Soal Perumahan, Ketua DPRD Bombana: Belum Ada Laporan Dari Anggota

Soal Perumahan, Ketua DPRD Bombana: Belum Ada Laporan Dari Anggota

80
0
Ilustrasi Perumahan Khusus Desa Watu-watu Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra)
Ilustrasi Perumahan Khusus Desa Watu-watu Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra)

WONUABOMBANA.COM, RUMBIA – Terkait Polemik Perumahan Desa Watu-watu Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), paska Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang telah digelar sebanyak 2 kali di Kantor DPRD Bombana, Rupanya dari unsur pimpinan (Ketua DPRD), Katanya belum ada surat laporan terkait hasil (RDP) yang telah digelar oleh Komisi I Kemarin, katanya.

“Belum ada surat laporan terkait apa hasil dari rapat tersebut. Nantilah saya akan lihat hasilnya seperti apa. Dan saya ndak tau apakah sudah dimasukan apa belum, yang jelasnya saya belum lihat”, Jelas Andi Firman SE. M.Si Selaku Ketua DPRD Bombana usai pelantikan Mansur Lababa Senin, (30/April/2018).

BACA JUGA :  Tafdil : Soal Watu-watu, Percayakan Kinerja DPRD
BACA JUGA :  YN Merasa Ditipu Oleh "KADES" Watu Watu

Menjawab pertanyaan apakah belum ada rapat pembentukan Panitia Khusus (Pansus)?, dirinya menanggapi bahwa kalau rapat pembentukan Pansus itu sudah pernah ada, tapi harus melalui dulu berbagai proses dan itu sudah dilakukan, hanya saja harus melalui tahapan-tahapan yang ada, sebelum nantinya ditetapkan dan itu ada mekanismenya, Imbuh Ketua DPRD Bombana ini.

Berdo’a saja dalam waktu dekat akan segera diselesaikan, Insha Allah secepatnya akan clear nanti.  Yang jelasnya terkait perumahan khusus desa watu-watu dalam waktu dekat akan ada informasinya. Apalagi beliau pak mansur adalah warga disana (watu-watu), jadi beliau bisa mendorong itu”,.

Andi Firman menambahkan, adapun terkait Kwitansi Pembayaran, itu bukan Ranahnya DPR, karena itu pelanggaran hukum, jadi ada jalurnya. Paling kalau dari DPR cuman bisa membentuk tim untuk turun langsung investigasi dilapangan. Habis itu tinggal direkomendasikan, selanjutknya barulah akan ditunjuk siapa orangnya yang akan menangani itu?, Tutupnya.

Untuk diketahui, Perumahan Khusus yang terletak di Desa Watu-watu kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, (Sultra), sebanyak 51 Unit, itu merupakan bantuan langsung dari pusat. Serta diperuntukan bagi warga desa setempat yang belum memiliki rumah dll, dan itupun juga berdasarkan hasil rapat Kepala Desa terkait dan panitia, hasilnlnya meneyepakati demikian. Bahwa tidak ada pembayaran (0 Rupiah). Namun praktek dilapangan, kepala desa Watu-watu Musakir, Diduga melakukan Pungutan Liar Sebanyak (10 Juta/Unitnya). Sementara dari Dinas Perumahan Kabupaten Bombana, membenarkan kalau bantuan perumahan di daerah tersebut gratis dari pemerintah pusat. (w/b)

Pewarta : SUMARDIN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here