Beranda BOMBANA SMA & SMK di Bombana Kehilangan 7 Sertifikat dan 6 Surat Akta...

SMA & SMK di Bombana Kehilangan 7 Sertifikat dan 6 Surat Akta Hibah

361
0
Surat Laporan Kehilangan Barang
Surat Laporan Kehilangan Barang

WONUABOMBANA.COM, RUMBIA – Sejumlah SMA dan SMK di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), telah kehilangan Surat-surat penting berupa 7 Surat Sertifikat, dan 6 Surat Akta Hibah.

Keterangan ini diperkuat dengan masuknya laporan dari Muh. Muzaifah pada hari Senin (20/12/2018) sekitar pukul 17:00 Wita. Dengan aduan Laporan Kehilangan Barang Nomor : LKB/383/XII/2018/SULTRA/SPK RES BOMBANA.

Adapun yang dilaporkan kehilangan Adalah Sertifikat dan Surat Akta Hibah diantaranya,

1 (satu) Sertifikat SMA NEGERI 02 BOMBANA Nomor Sertifikat (AK 920994 21.03.06.02.4.00003) Kelurahan Sikeli Kecamatan Kabaena,

1 (satu) Sertifikat SMA NEGERI 03 BOMBANA Nomor Sertifikat (21.09.01.02.4.00001) Kelurahan Doule Kecamatan Rumbia.

1 (satu) Sertifikat SMA NEGERI 04 BOMBANA Nomor Sertifikat (21.03.11.01.4.000003) Kelurahan Bambaea, Kecamatan Poleang Timur,

1 (satu) Sertifikat SMA NEGERI 08 BOMBANA Nomor Sertifikat(21.09.16.02.4.00001) Desa Lengora Selatan, Kecamatan Kabaena Tengah.

1 (satu) Sertifikat SMK NEGERI 01 BOMBANA Nomor Sertifikat (21.09.09.01.4.00001) Desa Aneka Marga, Kecamatan Rarowatu Utara,

1 (satu) Sertifikat SMK NEGERI 02 BOMBANA Nomor Sertifikat (21.09.18.01.4.00002) Kelurahan Lauru, Krcamatan Rumbia Tengah.

1 (satu) Sertifikat SMK NEGERI 04 BOMBANA Nomor Sertifikat (21.09.14.02.3.00001) Desa Baliara Kecamatan Kabaena Barat.

1 (satu) Akta Hibah SMA NEGERI 05 BOMBANA Nomor Akta Hibah (AH: 25.629.522: AP) Kelurahan Dongkala, Kecamatan Kabaena Timur.

1 (satu) Surat Hibah SMA NEGERI 06 BOMBANA surat Keterangan Hibah (Dari Sdr. Muzakkir Saenong ke Sdr. Amal Maliki, S.Pd) Desa Rakadua, Kecamatan Poleang Barat.

1 (satu) Akta Hibah SMA NEGERI 11 BOMBANA Nomor Akta Hibah (AH: 34.432.969: PP) Kelurahan Taubonto, Kecamatan Rarowatu.

1 (satu) Surat Hibah SMA NEGERI 12 BOMBANA Surat Keterangan Hibah (Dari Sdr. Ovi Asrofi, S.Sos kepada Sdr. H. Andi Syarifuddin, SH) Desa Lantari, Kecamatan Lantari Jaya.

1 (satu) Surat Hibah SMK NEGERI 06 BOMBANA, surat Keterangan Hibah (Dari Sdr. Muh. Sadli.S., ke Sdr. Drs.Syamsul Hidayat) Desa Pongkalaero, Kecamatan Kabaena Selatan.

1 (satu) Surat Hibah SMK NEGERI 07 BOMBANA, Surat Keterangan Hibah (Dari Sdr. Lauda ke Sdr. Drs.Hamruddin) Desa Tedubara, Kecamatan Kabaena Utara.

Dimana berdasarkan kesaksian pelapor (Muh. Huzaifah) kepada kepolisian setempat pada saat pemeriksaan yakni, Barang/surat tersebut diperkirakan hilang atau tercecer sekitar Bulan (Juni 2018) tahun kemarin di Kantor Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Bombana, Jalan Yos Sudarso Kompleks Perkantoran Kelurahan Lameroro, Kecamatan Rumbia. Dan Dinas Pendidikan & Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bombana, Jalan Ahmad Yani Kelurahan Kasipute, Kecamatan Rumbia.

Lanjut Muh. Huzaifah pada saat dibuatkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Kamis (20/12/2018) pukul 14:00 Wita. Oleh Muh. Syahrir H.,S.E selaku Basat Reskrim Penyidik pembantu, dia (Muh.Huzaifah) menceritakan kronologis kejadian sehingga Surat-surat penting itu hilang atau tercecer.

“Sekitar Bulan (Juni – 2018) ada permintaan dari Diknas Provinsi Sulawesi Tenggara, untuk meminta berkas ‘Alas Hak’ (Sertifikat dan Akta Hibah) kepada Dinas Pendididkan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana, maka diutuslah anggota atau petugas Diknas Kabupaten Bombana untuk mengambil ‘Alas Hak’ di Badan Keuangan Daerah (BKD) yang membidangi Aset. Karena adanya permintaan itu maka, saudara Hasan S. Sos (Kepala Seksi) bidang Aset langsung menyerahkan Alas Hak ke Petugas yang ditunjuk oleh Diknas Kabupaten. Akan tetapi, tidak diikut sertakan bukti penyerahan admiministrasi dokumen Alas Hak”, Kata Muh. Huzaifah saat melapor/dibuatkan (BAP).

“Selanjutnya sekitar Bulan Oktober, pihak Diknas Kabupaten meminta dokumen ‘Alas Hak’ kepada kami (Bidang Aset), dan kami menyampaikan bahwa berkas Alas Hak telah kami serahkan kepada petugas yang ditunjuk oleh Diknas Kabupaten Bombana kala itu. Tapi, dari pihak Diknas membantah. Bahkan mereka mengklaim tidak mengetahui bila berkasnya sudah pernah dimasukan”, tambahnya.

Ganefo S.Sos selaku Kepala Bidang Aset di Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Bombana saat dihubungi melalui telepon oleh Watawan (WonuaBombana.com) juga membenarkan jika dibidangnya memang sedang sedikit ada masalah.

“Ia memang benar ada sedikit masalah. Sebab, Surat-surat penting seperti Surat Sertifikat dan Akta Hibah telah dinyatakan hilang. Sehingga salah satu staf kami, saya intruksikan untuk melaporkan kejadian ini di Polres Bombana. Sebab, sebelumnya kami telah menghadap ke Pihak Pertanahan Kabupaten Bombana untuk sekalian dibuatkan yang baru. Tapi penjelasan mereka (Pertanahan), syaratnya harus ada surat laporan dari Kepolsian dulu. Selanjutnya dipublikasikan lagi di Media”, jelasnya. (w/b)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here