Beranda Daerah Rekson Limba: Perlu Kepedulian dan Rasa Memiliki Bila HIPPAMOR Ingin Tetap Eksis

Rekson Limba: Perlu Kepedulian dan Rasa Memiliki Bila HIPPAMOR Ingin Tetap Eksis

88
0
Sambutan Ketua Rukun Keluarga Moronene - Kendari (Minggu, 8 April 2018)

WONUABOMBANA.COM, KENDARI – Pelantikan Pengurus Himpunan Pemuda Pelajar Moronene (HIPPAMOR) yang digelar di Gedung KNPI SULTRA (Kendari) Minggu 8 April 2018, berlangsung dengan hikmad dan lancar. Pelantikan pengurus HIPPAMOR Periode 2018-2022 dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Seperti DR. H. Rekson S Limba, M.Si yang juga tidak lain adalah  seorang Tokoh Masyarkat, Dosen Universitas Halu Oleo Kendari (UHO), sekaligus Sesepuh Suku Moronene.

Dalam sambutanya, Rekson S Limba menitik beratkan 3 Poin diantaranya: Pemuda HIPPAMOR harus belajar sejak dini Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK),Harus memiliki program-program kegiatan sosial, dan Mempelajari sejarah atau mencari tau asal muasal suku Moronene itu apa?, darimana?, serta perlu juga mengetahui suku Moronene itu mendiami/terletak di daerah mana?,

Karena apa, kata Rekson, banyak anak sekarang yang belum mengenal asal muasal sukunya sendiri. Belum lagi bila ditanya batas batas wilayah suku Moronene itu dimana?,. Bahkan dirinya mengharapkan, dengan dihidupkannya kembali HIPPAMOR yang telah lama vakum, dapat memberi warna baru. Bisa pula menjadi kontrol buat masyarakat Bombana khususnya terhadap Pemerintah Daerah dalam pembangunan demi kemajuan Wonua Bombana ke-arah yang jauh lebih baik lagi.

BACA JUGA :  HIPPAMOR Merupakan Pondasi Dasar "Moronene", Untuk Menjaga Eksistensinya Menuju Era GLOBAL

BACA JUGA :  Pemda Berkomitmen Menjadikan Rumah Adat Moronene Sebagai "ICON" Bombana

Tak cukup disitu saja, Rekson juga menambahkan, selain ketiga poin tersebut perlu juga adanya rasa kepedulian serta rasa memiliki jika HIPPAMOR ini ingin terus eksis bertahan sepanjang zaman menuju Era Global.

“Saya atas nama pribadi dan orang tua sangat bangga dengan niat tulus dari anak-anak Mahasiswa/Mahasiswi Moronene. Sebab, ternyata saat ini mereka masih perduli dengan sukunya, perduli dengan budaya serta daerahnya. Saya kira, kita sebagai orang tua, patut berbangga dan senantiasa memberi mereka dukungan”, Ungkap Rekson yang juga merupakan Ketua Rukun Keluarga Moronene (RKM)  Kota Kendari.

Katanya, ketiga poin diatas sangat perlu diwujudkan serta dimasukan kedalam program kerja HIPPAMOR kedepanya. Pasalnya, HIPPAMOR itu bukan hanya akan dijadikan sebagai organisasi biasa. Namun terlebih dari itu harus bisa menjadi panutan, harus bisa bermanfaat buat daerah, harus bisa menempatkan diri sebagai “wadah” yang akan memperkenalkan budaya Moronene dikanca regional, nasional bahkan internasional agar tidak punah, Tambahnya.

“Namun, semua itu tidak akan terjadi, bila kita semua selalu bersikap Pesimis. Mestinya rasa pesimis itu harus dibuang jauh. Kita harus tanamkan rasa optimis ketimbang pesimis. Kita pasti bisa asalkan senantiasa berdo’a dan berusaha”, Tegas Rekson.

Sebelum mengakhiri sambutanya,  Rekson S Limba juga mengucapkan banyak terimaksih atas kehadiran Perwakilan Kerajaan Moronene Keuwia Pauno Rumbia (KE-IIV) Gufron Kapita ST. (w/b)

Pewarta : SUMARDIN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here