Beranda Pemerintah Penyesuaian NJOP Tidak Ada Hubungannya Dengan Pinjaman Pemda

Penyesuaian NJOP Tidak Ada Hubungannya Dengan Pinjaman Pemda

108
0
Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Bombana - Sultra, Darwin Ismail.

WONUABOMBANA.COM, RUMBIA – Penyesuaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) atau dikalangan masyakarat menyebutnya kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) menurut isu yang berkembang, ada hubungannya dengan pinjaman di Jawa Tengah. Menyikapi hal itu, secara tegas dibantah oleh Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Bombana – Sultra, Darwin Ismail.

Saat ditemui, dirinya mengatakan ada pinjaman atau tidak, tetap saja pajak (NJOP) akan disesuaikan. “Ini tidak ada hubungannya dengan pinjaman Pemda di Bank Daerah Jawah Tengah. Tanpa pinjamanpun penyesuaian NJOP tetap akan diberlakukan”, ucapnya Selasa (3/9/2019).

Keputusan ini bukan hanya kemauan Pemda ataupun dirinya sendiri lanjutnya. Melainkan instruksi langsung dari KPK guna meningkatkan Penghasilan Daerah (PAD).

Baca Juga : Hasil RDP: SK Bupati Atas Kenaikan Pajak, Direkomendasikan Untuk Dikaji Ulang

“Wajar kalau kemarin sempat ada kisruh. Karena memang sebelumnya Pajak yang dibayar Masyarakat hanya Buminya saja, jadi terbilang rendah. Bedahalnya sekarang setelah ada penyusuain NJOP ada kenaikan disitu”, tambahnya.

Kendati demikian, kenaikan pajak yang diberlakukan jelasnya, tidak melampaui dengan peraturan yang ada (UU). Misalnya Harga jual diatas 1 Miliar dikenakan pajaknya 0,2 persen sementara dibawah 1 Miliar hanya 0,11 persen. (w/b)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here