Beranda BOMBANA Penanaman Jagung Perdana, Kepala Biro: Lembaga Adat Kerajaan Moronene Perlu ditiru

Penanaman Jagung Perdana, Kepala Biro: Lembaga Adat Kerajaan Moronene Perlu ditiru

168
0
Seremonial Penanaman Perdana Jagung Kuning Bisi-2 oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara yang diwakili oleh Kepala Biro Perekonomian dan Kerjasama Provinsi Sultra (DR. Harmin Ramba) bersama kelompok tani Watutinuda & Rendewita di Desa Tembe, Kec. Rarowatu Utara, Kab. Bombana. Sabtu, (15/12/2018)
Seremonial Penanaman Perdana Jagung Kuning Bisi-2 oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara yang diwakili oleh Kepala Biro Perekonomian dan Kerjasama Provinsi Sultra (DR. Harmin Ramba) bersama kelompok tani Watutinuda & Rendewita di Desa Tembe, Kec. Rarowatu Utara, Kab. Bombana. Sabtu, (15/12/2018)

WONUABOMBANA.COM, RUMBIA – Penanaman perdana jagung kuning bisi dua oleh Kelompok Tani Kerajaan Moronene Keuwia Kabupaten Bomabana, SulawesiTenggara (Sultra), di Desa Tembe Sabtu (15/12/2018) yang dihadiri langsung oleh Kepala Biro (Karo) Perekonomian dan Kerjasama Provinsi, DR. Harmin Ramba. 

Dimana sebelumnya jelas DR. Harmin, berdasarkan undangan yang masuk kepada (Gubernur dan Wakil Gubernur) sejatinya salahsatu dari mereka yang akan hadir. Namun berhubung ada tugas lain yang tidak kalah pentingnya, sehingga beliau berdua tidak sempat hadir, katanya. 

Terpulang dari itu, Kepala Biro sangat mengapresiasi dan menganggap bila langkah yang diambil Lembaga Adat Kerajaan Moronene Keuwia, sudah sangat luar biasa ucapnya. 

“Saya kira ini adalah invosi yang sangat luar biasa. Sebab, diluar sana tidak ada yang seperti ini. Dimana Lembaga Adat yang kita ketahui hanya mengurusi terkait Adat Istiadat. Namun, Lembaga Adat Kerajaan Moronene Keuwia ini, benar-benar memberikan peran kepada masyarakat khususnya yang bergerak dibidang pertanian/perkebunan”,tandasnya. 

Bahkan dia juga menuturkan, kalau program penanaman jagung ini bukan hanya salah satu program unggulan pusat. Melainkan masuk pula kedalam program kerja Gubernur – Wakil Gubernur Sultra (Ali Mazi – Lukman Abunawas).

BACA JUGA : Kelompok Tani Lembaga Adat Kerajaan Moronene Resmi Menanam Jagung Seluas 100 Ha

Sebab, Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nasional ingin menjadikan “Sultra Produktif”. Diantaranya, bidang Pertanian/perkebunan. Sehingga, apa yang dilakukan (LAKM) patut dicontoh bila perlu ditiru oleh daerah lain.  

Tidak sampai disitu saja, DR. Harmin utusan Gubernur kembali memuji (LAKM) atas kepiawaiannya sehingga bisa mendapatkan kerjasama dengan pihak swasta (Pembeli) yang siap menampung hasil panen petani jagung. 

“Saya dengar Pak Sekjen (LAKM) Gufran mengatakan bahwa, mereka telah mendapatkan pihak swasta (ASRINDO) yang siap menada hasil petani. Nah memang, yang menjadi kendala saat ini yakni pemasaran. Jangan sampai hasil petani melimpah, lantas tidak ada pembeli, dan harga tidak ada. Akan tetapi, pihak lembaga telah memikirkan itu”,

Apa dampak positif kedatangan Gubernur/Wakil Gubernur atau yang mewakili buat “Kelompok Tani Kerajaan Moronene Keuwia”?,.

Menjawab pertanyaan itu, Kepala Karo menerima tantangan dari Sekjen (LAKM) Gufran yang meminta demi membantu petani, dirinya memohon bantuan ke pemerintah Provinsi mengenai pengadaan Alat Mesin Pertanian atau ALSINTAN (Hand Traktor/Dompeng) sebanyak 20 unit. “Makanya saya menerima tantangan itu. Saya tunggu, nanti saya fasilitasi bertemu langsung dengan Gubernur”.

Kemudian memang jaman sekarang lanjutnya, kehadiran pemerintah sangat penting. Jangan hanya menerima laporan. Itulah yang menyebabkan, Gubernur terpilih saat ini bila ada undangan masuk dari masyarakat, sekecil apapun itu, beliau pasti hadir. Kalau tidak sempat, pasti ada perwakilan. Agar apa?, biar ada laporan kondisi ril yang terjadi di lapangan. 

Sehingga  dirinya berharap, semoga dengan adanya nanti bantuan alsintan dari pemerintah provinsi, bisa lebih menambah semangat Kelompok Tani. Disamping itu pintanya, jangan hanya penanaman perdana, masyarakat beramai -ramai. Setelah berjalan, langsung tenggelam semua. (w/b)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here