Beranda Budaya Pemda Berkomitmen Menjadikan Rumah Adat Moronene Sebagai “ICON” Bombana

Pemda Berkomitmen Menjadikan Rumah Adat Moronene Sebagai “ICON” Bombana

175
0

WONUABOMBANA.COM, RUMBIA – Pemerintah Kabupaten Bombana, (Sultra), Melalui Kantor BALITBANG Bombana, membuka Sayembara/Lomba Desain Arsitektur Penataan Kawasan Rumah Adat Moronene (T.A 2018). Dengan tujuan, Agar Bombana memiliki ciri khas seperti daerah lainya. Dimana budaya lokal daerah setempat (Moronene), yang akan ditonjolkan. Dengan tujuan agar bisa diperkenalkan dengan orang luar bila ada yang  berkunjung ke-Bombana.

Dimana untuk kita ketahui, suku Moronene sendiri merupakan salah satu Suku tertua di Bumi Anoa ini (Sultra) berdasarkan sejarah. Adapun letak keberadaan suku tertua di (Sultra) ini, mendiami wilayah pada bagian ujung selatan jazirah Sulawesi Tenggara.

Serta diperkuat lagi dalam suku Moronene itu sendiri umumnya dikenal “KADA”, lewat KADA (Suatu Legenda Dalam Sastra Moronene) diceritakan bahwa, Kerajaan Moronene diperintah oleh seorang “Raja”. yang bernama Tongki Pu’u Wonua. Dia tidak diketahui dari mana asalnya dan siapa orangnya, hanya saja dituturkan bahwa beliau adalah seorang “Raja” dari sebuah Kerajaan.

Nama Moronene telah lazim digunakan untuk nama bahasa dan nama suku bangsa yang dahulunya terhimpun dalan satu wadah Kerajaan Moronene. Secara Estimologi, istilah Moronene berasal dari dua kata, yakni: ‘Moro’ yang artinya sejenis/serupa, dan kata ‘Nene’ adalah nama tumbuhan Resam, batangnya dapat dibuat pengikat pagar, atap dll.

Sehingga, untuk menghidupkan, melestarikan serta untuk menjaga Eksistensi suku Moronene itu sendiri memperkenalkan bukan hanya dikanca Nasional, bahkan Internasional. Maka, ide brillian Pemda Bombana pun muncul dan dibentuklah Tim Panitia dan Kantor yang menangani adalah BALITBANG, sebagai salah satu upaya menjaga kelestarian budaya Moronene ditengah perkembangan Global.

Maksud dan tujuan digelarnya sayembara Arsitekrur Penataan Kawasan Rumah Adat Moronene ini diantaranya: Membuka sebesar-besarnya partisipasi publik untuk ikut serta dalam kegiatan sayembara. Kedua, untuk memanfaatkan ide atau gagasan Konsep Design Asli dan Komplek tentang Rumah Adat Moronene Kabupaten Bombana sebagai simbol budaya yang mencerminkan kearifan budaya lokal, berkarakter, ramah lingkungan, nyaman, tapi tetap menerima dan menangkap perkembangan yang ada.

Tujuan utama digelarnya sayembara desain arsitektur penataan kawasan rumah adat Moronene yakni, agar kita Bombana pada umumnya juga memiliki ciri khas sendiri seperti halnya Daerah-daerah lain di Indonesia. Dan ini nantinya akan menjadi salah satu icon Bombana. Sebab, pemda Bombana saat ini perlu diapresiasi khususnya kepedulianya terhadap budaya yang bertujuan agar Moronene bisa dikenal bukan hanya dikanca Nasional, melainkan ke Internasional“, Ujar Kepala Bidang Sosial Ekonomi dan Pemerintahan Badan Penelitian dan Pengembangan (BALITBANG) Bombana.

BACA JUGA :  Dugaan Pungli Kapus Kabaena Timur, Kepala BKD: Jangan Berbuat Diluar Regulasi

Lanjutnya, Pemda berkomitmen pula agar Suku Moronene di 3 Dapil Yakni: Rumbia,  Poleang, dan Kabaena, tidak lagi ada merasa ada perbedaan. Pemda berharap, semoga lewat rumah adat nantinya yang terletak di Kec. Rarowatu Kelurahan Taubonto Bombana, menjadi sarana untuk berdiskusi para tokoh adat, sesepuh Moronene dan tidak ada lagi pebedaan. Moronene Rumbia, Moronene Ploeang, serta Moronene Kabaena bisa satu di tempat ini, Ungkapnya.

Jadwal (26 Maret s/d 05 April 2018) Pengumuman dan Siteplan pemberian penjelasan (06 April 2018). Batas Pemasukan Karya (02-04 Mei 2018). Pemeriksaan berkas dan persyaratan administrasi (07- Mei 2018). Penjurian Tahap I Evaluasi Administratif dan Teknis (08-Mei-2018). Presentase  Nominasi Terbaik (09-Mei-2018). Penjurian Tahap II Dewan Juri (14-Mei-2018) Penetapan dan Pengumuman Pemenang, Penyerahan Hadiah Kepada Pemenang Penyerahan Dokumen Pengembangan Karya Pemenang.

Adapun Dewan Juri terdiri dari :

  1. Alfian Pimpie, SH, MAP
    Apua Pauno Rumbia (ke-IIV)
  2. Drs. H. Rekson S, Limba, M.Si. Budayawan
  3. Saleh Syamruth, BA.,S.IP. Sejarawan.
  4. Santi, ST., MT. (Akademisi – arsitektur)

Atau Info Lebih Lengkap:

  • Asriani Ahmad, SKM. (0812 4554 4986).
  • Murniati,  S. Hut (0852 1838 5072)
  • Yusuf Marwan (0852-5505-6007)

Pewarta : SUMARDIN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here