Beranda BOMBANA Pembukaan Perayaan HUT R.I ke 73, Dibuka Langsung Wakil Bupati Bombana

Pembukaan Perayaan HUT R.I ke 73, Dibuka Langsung Wakil Bupati Bombana

164
0
Johan Salim - Wakil Bupati Kabupaten Bombana saat menyampaikan pidato pembukaan perayaan HUT RI ke 73 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bombana. Jumat, (10/08/2018)
Johan Salim - Wakil Bupati Kabupaten Bombana saat menyampaikan pidato pembukaan perayaan HUT RI ke 73 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bombana. Jumat, (10/08/2018)

WONUABOMBANA.COM, RUMBIA – Pembukaan Perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 73 di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), jum’at (10/8/2018) resmi dibuka oleh Wakil Bupati Bombana Johan Salim SP., melalui  dengan pemukulan Gong yang disaksikan oleh ratusan peserta Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Serta berbagai perwakilan sekolah yang berada di sekitaran ibu Kota Kabupaten, yakni Kecamatan Rumbia, dan Rumbia Tengah.

Bisa dibayangkan, peserta defile bukan hanya didominasi oleh Pelajajar Tingkat Atas (SLTA) dan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) saja, melainkan siswa/i tingkat TK pun sudah ikut serta memeriahkan acara tahunan, Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT- RI ke 73).

Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan, Johan Salim menyampaikan perayaan bukan hanya diperingati, namun harus diisi dengan nilai-nilai yang positif, seperti dengan etos kerja yang tinggi. Dimana akan sejalan dengan Tema HUT RI kali ini yakni, “Yang Bersinergi”.

“Energi diambil dari identitas ajang Asean Games ke-18, dimana Indonesia kembali dipercaya selaku tuan Rumah setelah 56 tahun. Sementara Tema (Kerja), merupakan cerminan program kerja Presiden Joko Widodo selama masa pemerintahan 4 tahun terakhir untuk membawa perubahan ke arah yang lebih baik”, ungkap Johan Salim yang juga sebagai mantan Wakil Ketua DPRD Bombana 2 Periode .

Baca Juga : Pembukaan Defile Nanti, Bappeda Bombana Target Juara 1

Menjelang HUT RI (17 Agustus) kedepan, Kabupaten Bombana juga memeriahkannya, dengan penyelengaraan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni), yang melibatkan semua Instansi (OPD) setempat, maupun sekolah sekitar.

Perlombaan menurutnya adalah sebuah kompetisi, dan yang diharapkan dengan adanya kegiatan seperti ini, jangan lagi ada yang mencoba menciderai hanya karena persoalan komfromi sehingga mengabaikan sportifitas seorang juri.

“Kerja keras, semangat persaudaraan, gotong royong, dan pantang menyerah, adalah cerminan perjuangan para Pahalawan kita yang akan dimanifestasikan dengan Olahraga dan Seni sebelum menyambut Hari Kemerdekaa Rebuplik Indonesia, 17 Agustus mendatang”, katanya.

Dia juga menambahkan semoga dengan adanya kegiatan (Porseni) ini bisa menambah nilai persaudaraan, sehingga bisa terciptanya harmonisasi yang baik. Tanpa mengesampingkan semangat berkompetisi. (w/b)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here