Beranda DPRD BOMBANA Memalukan, Ketua DPRD Bombana Saat Rapat Cabut “BADIK” dan Cari Lawan

Memalukan, Ketua DPRD Bombana Saat Rapat Cabut “BADIK” dan Cari Lawan

2403
0
Diduga Ketua DPRD Bombana - Andi Firman, mengeluarkan badik/keris saat rapat internal. Senin, (07/01/2019)
Diduga Ketua DPRD Bombana - Andi Firman, mengeluarkan badik/keris saat rapat internal. Senin, (07/01/2019)

WONUABOMBANA.COM, RUMBIA – Sungguh sangat memalukan. Kenapa demikian?, seharusnya seorang Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) memberikan panutan, atau contoh yang baik buat seluruh Anggotanya atau Lembaganya. Tapi rupanya, tidak berlaku bagi Ketua DPRD Kabupaten Bomabana, Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Firman. Sebab, dalam Rapat Internal mereka, malah dia mencabut badik/keris dan cari lawan, sungguh miris.

Kejadian yang bermula berdasarkan penuturan dari Anggota DPRD Bombana, undangan yang mereka terima (seluruh Anggota Dewan), Jum’at (4/01) yang dijadwalkan Senin (7/01) yakni “Rapat Internal” DPRD Bombana guna mengevaluasi kinerja Tahun lalu (2018) sekaligus membahas program selanjutnya (2019) yang include dangan pembahasan terkait Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) mereka.

Sejatinya waktu yang tertera diundangan pukul 9:00 Wita akan berlangsung “Rapat Internal”, Akan tetapi, dimulai nanti sekitar pukul 11:00 Wita. Masih dari penuturan mereka (Anggota DPRD Bombana), belum berjalan satu jam Rapat, itupun semua masih adem-adem saja, dan nada pembicaraannya tidak keras, katanya.

Tiba-tiba Pak Amiadin (Wakil Ketua Dewan), berdiri dan berbicara bahwa, “Saya saja ini pimpinan rapat, tidak pernah disampaikan atas perubahan tersebut. Lantas, berdirilah Pak Ketua Dewan (Andi Firman) sekaligus mengeluarkan sebilah Keris/Badik, dengan bahasa, ‘ini mau cari masalah, atau mau cari solusi?,’. Nah, disitulah mulai gaduh”, terang Heryanto yang turut dibenarkan oleh Anggota Dewan Lainnya Selasa (8/01/2018).

Diduga Ketua DPRD Bombana – Andi Firman, mengeluarkan badik/keris saat rapat internal. Senin, (07/01/2019).

Lanjut Heryanto selain Anggota DPRD Bombana, beliau juga adalah korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh seorang preman dan sopir Andi Firman. Setelah Ketua DPRD cabut “BADIK”, semuanya langsung ribut. Pasalnya, Badik yang ditangannya, diarahkan kepada seluruh Anggota Dewan tanpa terkecuali yang sementara hadiri rapat sambil teriak “Siapa yang mau, siapa yang mau?”, ucap ketua DPRD Bombana (Andi Firman).

“Maka, saat pak ketua cabut keris, melompatlah orang dari luar (bukan Anggota DPRD), yang kami tidak tahu siapa namanya, darimana dia?, langsung datang berdiri ditengah dengan dalih melindungi. Akhirnya saya juga lansung lompat ketengah, dan mengatakan kenapa ada orang luar yang masuk ikut campur disisni”, tegas Heryanto

Justru yang aneh tambahnya, seharusnya Anggota Dewan tanpa terkecuali kemarin itu yang perlu dilindungi. Karena apa?, mereka mendapat ancaman dari Ketua Dewan. Bukan malah sebaliknya.

Untuk itu, dengan kejadian ini, Heryanto beserta rekan-rekan anggota dewan lainnya, menduga keras bahwa, kejadian ini sudah ada perencanaan sebelumnya.

Bahkan bebernya, pada saat kejadian kemarin, karena sudah tidak terkontrol, tiba-tiba ada botol minuman air mineral yang melayang dan mengena pelipis matanya sehingga menyebabkan luka memar. Dalam kondisi sempoyongan, diambilah talang tempat gelas untuk dijadikan perisai sekaligus pelindung dirinya.

Namun yang lebih menyedihkan lagi, meskipun sudah kondisi sempoyongan karena lemparan botol, ada lagi orang yang datang memukul kaki dan mengenai “Tulang Keringnya” memakai kaki kursi.

“Yang jelasnya yang jadi pertanyaan, kenapa ada orang dari luar yang masuk ikut campur?. Yang kedua, berbicara soal kelembagaan, Ketua DPRD seharusnya memegang palu sidang, bukan malah memegang keris. Dan apakah itu dibenarkan oleh perundang-undangan atau tidak?”, geramnya.

Untuk itu lewat pemberitaan ini, Hariyanto bersama seluruh Anggota DPRD Bombana lainnya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap bersabar dan menahan diri. Sebab, masalah ini, Laporannya telah dimasukkan ke pihak yang berwajib (Kepolisian Resort Bombana).

Sekedar informasi, terkait Ancaman Ketua DPRD Bombana (Andi Firman), telah dilaporkam oleh Anwar sekaligus mewakili lembaga. Adapun Heryanto, melaporkan atas nama pribadi terkait penganiayayaan terhadap dirinya. Katanya, laporan mereka sudah masuk ke Mako Polres Bombana pada hari Senin (7/01) sekitar pukul 15.30. Saat melapor, ikut serta Amiadin (Wakil Ketua DPRD Bombana), Hasrat, dan Sudirman. (w/b)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here