Beranda BOMBANA Lawan Peredaran Narkoba di Wilayahnya, Bupati Bombana Gandeng Kader Pemuda Anti Narkoba

Lawan Peredaran Narkoba di Wilayahnya, Bupati Bombana Gandeng Kader Pemuda Anti Narkoba

93
0
Pelatihan Kader Pemuda Anti Narkoba, Generasi Muda Desa Nusantara di Kecamatan Poleang Selatan. Rabu (10/04/2019).
Pelatihan Kader Pemuda Anti Narkoba, Generasi Muda Desa Nusantara di Kecamatan Poleang Selatan. Rabu (10/04/2019).

WONUABOMBANA.COM, POLEANG – Bombana adalah wilayah terbuka dan berpotensi menjadi wilayah yang sangat rawan akan target peredaran Narkoba. Kader Pemuda Anti Narkoba diharapkan dapat menjadi ujung tombak, mata dan telinga aparat penegak hukum dalam mencegah peredaran narkoba.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Bombana, H. Tafdil saat membuka Pelatihan Kader Pemuda Anti Narkoba yang dilaksakan oleh DKN Gema Desantara bekerjasama Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia di Kecamatan Poleang Selatan, Rabu (10/04/2019).

Dalam pelatihan ini Bupati menghimbau seluruh masyarakat Bombana, khususnya peserta Pelatihan Kader Pemuda Anti Narkoba untuk bersama-sama dengan pemerintah mewaspadai peredaran Narkoba di lingkungannya masing-masing.

“Masyarakat harus waspada, terutama peserta Pelatihan Kader Anti Narkoba ini, jangan sampai lingkungan kita menjadi target peredaran Narkoba,” ungkap H Tafdil. Ia pun berterima kasih kepada Pemerintah Pusat khususnya Kemenpora RI yang telah membentuk Kader Pemuda Anti Narkoba di Bombana.

“Tentu peserta yang hadir mengikuti pelatihan ini belum cukup, kami akan bersinergi dengan berbagai unsur dalam masyarakat di kecamatan lainnya untuk menciptakan kader-kader anti narkoba lebih banyak lagi. Terima kasih kepada Kemenpora yang telah memulai ini, ujarnya.

Sementara itu, meski Kabupaten Bombana belum memiliki Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) namun Asisten III Pemda Bombana, Lengki yang turut hadir dalam pelatihan ini mengaku akan terus mendorong terbentuknya BNNK di Kabupaten Bombana, agar upaya pencegahan dan pemberantasan Narkoba di Bombana berjalan efektif.

“Sampai hari ini belum terbentuk BNNK di Bombana, padahal gedungnya sudah kami siapkan namun karena kosong jadi dinas lain menempati sementara,” ujarnya. Lengki menambahkan keberadaan BNN sangat penting, agar ada pembinaan kepada masyarakat dan peredaran narkoba dapat diminimalisir. “Adik-adik peserta pelatihan ini perlu diperhatikan, makanya harus ada BNN di sini, Pemda hanya bisa menssuport, tapi kan kita tidak banyak memahami narkoba, tidak seperti BNN,” kata Lengki.

Sementara itu, Ketua Umum DKN Gema Desantara, Jaelani, selaku Ketua Umum Dewan Koordinasi Nasional Gema Desantara berkomitmen untuk terus menggelorakan semangat Anti Narkoba di semua Kabupaten/Kota di Sulawesi Tenggara ini.

“saya ini putra daerah, saya lahir dan besar di Sultra, saya bertekad membangun Sulawesi Tenggara ini agar lebih baik, salah satunya melalui kegiatan ini. Potensi pemuda harus dijaga, jangan sampai diracuni Narkoba. Semangat ini akan digelorakan di semua Kab/Kota di Sultra,” tegasnya.

Asep Ali, selaku Sekjen DKN Gema Desantara yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menambahkan bahwa pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah, terutama di desa-desa tidak akan berjalan dengan baik jika tidak didukung oleh sumber daya masyarakat desa yang memadai.

“Pembangunan sumber daya masyarakat, khususnya kalangan pemuda bukan perkara mudah, akan lebih sulit lagi jika sudah menjadi Pecandu Narkoba,” tambahnya. Israfil, sebagai pemuda asli Bombana yang menjadi penggiat anti narkoba merasa was-was dengan maraknya peredaran Narkoba di Sulawei Tenggara. Sitambah lagi karena kurangnya sosialisasi dan pendidikan masyarakat akan bahaya Narkoba.

“Jika pemerintah daerah tidak memberikan perhatian serius terhadap bahaya narkoba ini, saya khawatir sekali pemuda-pemuda di desa ini banyak yang terjerumus narkoba,” ujarnya. Israfil berharap ke depan Gema Desantara dapat melakukan kegiatan ini secara berkelanjutan, agar dari Kabupaten Bombana ini terlahir generasi-generasi unggul yang dapat berkontribusi membangun daerah “kami selaku pemuda di Kabupatem Bombana berterimakasih kepada Jaelani selaku Ketua Umum Gema Desantara yang telah memperhatikan kami-kami ini, ke depan semoga berkelanjutan”, pungkasnya.

Kegiatan Pelatihan Kader Pemuda Anti Narkoba ini diselenggarakan oleh Dewan Koordinasi Nasional Generasi Muda Desa Nusantara yang bekerjasama dengan Kemenpora RI, kegiatan ini sendiri diselenggarakan di 5 Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Tenggara. (w/b)

Sumber : Ryan/DKN Gema Desantara

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here