Beranda Pemerintah Kominfo Bombana Inginkan Semua Desa Bahkan Daerah Terpencil, Tersentuh Jaringan Internet

Kominfo Bombana Inginkan Semua Desa Bahkan Daerah Terpencil, Tersentuh Jaringan Internet

144
1

WONUABOMBANA.COM, RUMBIA – Dinas Kominakasi dan Informatika Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara
Melalui Kepala Dinas (Pertama) yang baru saja dilantik oleh Bupati, H. Andi Idris menegaskan dalam tahun ini (2018), dirinya berkomitmen agar semua daerah yang berada di Bombana bisa tersentuh jaringan Telekomunikasi dan Jaringan Internet. Demi Menuju “Bombana Smart City”, Ujarnya di ruang kerjanya senin 19/Maret/2018.

Tambahnya dengan adanya internet, ini akan sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan informasi, yang sejalan dengan Program Kominfo Pusat. Bahkan lanjut A. Idris, dirinya akan berupaya agar semua Desa Nantinya di Bombana memiliki Jaringan Internet.

“Dengan adanya jaringan internet disetiap desa, untuk berbisnis saja akan lebih mudah yakni, sudah bisa menggunakan internet. Itulah wacana saya kedepan semoga saja masih di Kominfo”, Jelas A. Idris.

Sehingga Kominfo Bombana, saat ini dibawa kepemimpin dirinya, A. Idris mewacanakan 2 Program Unggulan yang memang menurutnya sangat “VITAL” harus ada. Diantaranya, Rencana Peningkatan sarana dan prasarana infrastruktur bidang Tekhnologi Informasi dan Komunikasi (TIK), sehingga akan meningkatkan Penghasilan Pendapatan Asli Daerah melalui Internet yang sehat disamping itu, menuju Bombana Smart City.
Program kedua yang tak kalah pentingnya yakni, Rencana Peningkatan Pengamanan Bidang Sandi.

Lanjutnya, dengan Program unggulan pertama seperti Pembangunan Menara Telkomsel Base Transceiver Station (BTS), akan berdamapak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah. Sehingga lewat itu,  bisa ditarik Retribusi Kepada Pihak Provider Perusahaan Pemilik Menara Telekomunikasi (BTS) Sesuai Surat Edaran Kementrian Keuangan Direktorat Pendapatan dan Kapasitas Keuangan Daerah Nomor S-209/PK.3/2016 Sesuai Putusan Mahkamah Konstitusi.

Selain Itu, Akan juga diusahakan peningkatan sumber Daya Manusia (SDM) dalam Mengelolah Pengamanan sandi (Sandiman).

Tahun 2018 Dinas Kominfo dan Statistik Kabupaten Bombana telah membuat Proposal Bantuan Menara Telekomunikasi “Base Transceiver Station (BTS) yang ditujukan untuk 3 Desa yaitu : Desa Tongkoseng,  Kec. Tontonunu, Desa Tangkeno Kec. Kabaena Tengah, Desa Pomontoro Kec. Mata Oleo. Semua persyaratan sudah dilengkapi, katanya.

Hanya saja, Desa Pomontoro Kec. Mata Oleo Masih Bermalasah Dengan Lokasi Lahanya. Sebab,  Masyarakat mau bila lahan yang direncanakn pembangunan, diganti rugi. Akan tetapi, pemerintah setempat telah mendapatkan solusinya. Alhasil tanah milik pemerintah Kec. Mata Oleo yang jadi. Bahkan tempatnyapun Strategis dekat dengan pemukiman warga, Ungkap A. Idris.

BACA JUGA :  Hasil RDP: SK Bupati Atas Kenaikan Pajak, Direkomendasikan Untuk Dikaji Ulang.

Sementara untuk Kecamatan Matausu, Dia mengungkapkan akan dilihat dulu mana tempat yang tidak masuk “Hutan Lindung”. Disana menurutnya, juga penting. Namun, harus diturunkan dulu Tehnisinya dan dilihat mana yang benar-benar strategis untuk ditempatkan.

“Dibombana masih banyak Desa atau daerah terpencil yang belum merasakan Jaringan Telekomunikasi dan Jaringan Internet. Jumlah desa yang telah terlayani jaringan baru sebanyak 68 desa. Sementara yang belum tersentuh sama sekali 75 Desa. Memang Miris, Sehingga bulan April nanti saya akan berangkat mengikuti Musrenbang Tingkat Nasional. Setelah dari musrenbang, saya akan bertemu Konsultasi dengan Kementrian Komunikasi dan Informatika, agar bagaimana Proposal ini bisa terealisasikan. Sehingga pemerintah pusat bisa mengetahui kendala di daerah khususnya Bombana”, Pungkas A. Idris. (w/b)

Pewarta : SUMARDIN

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here