Beranda BOMBANA Ketua KPU Bombana: PPK & PPS Jangan Nongkrong Di Warung Kopi

Ketua KPU Bombana: PPK & PPS Jangan Nongkrong Di Warung Kopi

41
0

WONUABOMBANA.COM, RUMBIA – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bombana “Kasjumriati” menegaskan terhadap Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) agar jangan pernah nongkrong di warung kopi.

Sebab,nongkrong di warung kopi atau Tempat Hiburan Malam (THM) bisa jadi akan mengundang bisik-bisik tetangga lagi. Makanya, mereka kami disiplinkan pasalnya ini tidak lepas dari persoalan etika penyelenggara. Justru itu hal demikian perlu dihindari,Tegasnya pada saat pelantikan PPK dan PPS di aula kantor Bupati Bombana, sabtu (11-November-2017).

Bila ada yang sampai melanggar aturan itu,pihaknya tidak akan segan-segan untuk memanggil PPK dan PPS nya. Pertama teguran,kedua menyurat berdasarkan administrasi dan yang ketiga langsung surat keterangan (Suket) Pemberhentian.

Untuk itu kami tekankan bagi seluruh PPK dan PPS agar bisa melaksanakan tugas sekaligus tanggung jawabnya dalam mensukseskan pemilahan umum Gubernur dan Wakil Gubernur 2018 nanti.

“Mereka akan kami godok dan lakukan Bimbingan Tekhnis (Bimtek) sehingga mereka bisa menguasai ranahnya masing-masing”,katanya.

Adapun konsekuensi yang didapatkan oleh PPK dan PPS bila ada laporan pelanggaran,dari (Komisioner) tidak serta merta mengambil keputusan,melainkan perlu dilihat seberpa besar tingkat kesalahanya dulu.

“Kalau ada laporan masuk terkait kesalahan mereka,kami tidak akan langsung telan mentah-mentah.akan tetapi kita panggil dulu untuk diklarifikasi. Sebab, kita tidak boleh menerima laporan hanya sepihak”,Uraianya.

Dari jumlah pendaftar (PPS) sekitar 2000 peserta yang berhasil lolos dari 143 kelurahan dan desa hanya sebanyak 429 orang.sementara (PPK) dari jumlah pendaftar sebanyak 300 peserta namun hari ini hanya 110 orang saja yang berhasil dikukuhkan,jelas ketua KPU Bombana.

Pewarta : Sumardin

BACA JUGA :  DPRD Bombana Hibahkan Lahannya, Direktur PT. JBM Berterima Kasih

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here