Beranda BOMBANA Ka. Pertanahan: Smelter di Mata Oleo Masuk Kawasan Industri

Ka. Pertanahan: Smelter di Mata Oleo Masuk Kawasan Industri

218
0
Kepala Pertanahan Kabupaten Bombana - Sulawesi Tenggara
Kepala Pertanahan Kabupaten Bombana - Sulawesi Tenggara

WONUABOMBABA.COM, RUMBIA – Perusahaan smelter PT. Artamining Industri yang bergerak dalam pemurnian biji besi dan nikel di Desa Liano, Kecamatan Mata Oleo, Kabupaten Bombana (Sultra), merupakan smelter perdana. Sebanyak 117 Ha Yang diklaim akan dikelola perusahaan berdasarkan peta, sudah merupakan kawasan industri, terang LM. Ruslan Emba di Ruang Kerjanya.

Katanya, keberadaan perusahaan tersebut menurutnya, lokasinya memang sangat strategis. Bahkan dengan keberadaan smelter disana akan sangat memberi efek positif baik itu kemajuan daerah, kecamatan setempat maupun masyarakat Bombana pada umumnya.

Contohnya, terkait penerimaan tenaga kerja dan kemajuan ekonomi akan jelas terlihat. “Sekarang saja bila kita keluar malam, warung-warung makan sudah pada terisi. Bayangkan, ini belum maksimal atau beroperasi. Gimana kalau sudah”, Tuturnya (selasa 22/Mei/2018).

BACA JUGA :  Terkait Tuntutan Massa Aksi Mata Oleo, Ini Penjelasan Pihak Perusahaan

Sambungnya, Ruslan Emba membenarkan kalau dari perusahaan sudah memasukan izin ke Kantor Perizinan Bomabana lanjut ke-Kantor Pertanahan Bombana terkait izin pertimbangan tekhnisnya.

“Izin lokasi dari kantor perizinan dan izin pertambangan tekhnisnya dari pertanahan, keduanya sudah keluar sejak (4/Mei/2018) kemarin. Tinggal pembebasan lahan dimasyarakat, itu sudah tugas perusahaan untuk melakukan pendekatan persuasif dimasyarakat”, Jelasnya.

Sehingga terlepas dari itu semua, LM. Ruslan Emba selaku Kepala Pertanahan Bombana menegaskan agar sekiranya dari perusahaan agar bagi masyarakat setempat aset mereka yang terkena perusahaan bisa dihargai.

“Saya berharap bagi mereka masyarakat yang memiliki lokasi disana minimal diberdayakan juga, jangan malah jadi penonton. Apalagi kalau sekedar satpam atau cleaning servis masa mau diambil dari luar lagi?, yang intinya harus diprioritaskan masyarakat Bombana”.

Sebab, kenapa banyak perusahaan diluar sana selalu didemo?, karena apa?, satpam sama cleaning servis saja, kebanyakan orang dari luar. Namun kata LM. Ruslan Emba sembari tersenyum, dilihat dari orang-orang perusahaan yang datang mengurus, orangnya ramah dan bisa buat nyaman katanya.

Adapun soal dampak lingkungan, terangnya inikan perusahaan besar, jadi pasti akan dikaji lebih detil dan me-minimalisir dampaknya nanti. Semua pasti ada dampaknya, akan tetapi tinggal kita nilai seberapa besar nilai positifnya. Dan menurutnya keberadaan semelter ini akan berdampak baik buat kemajuan Bombana begitupun pendapatan masyarakat khususnya dalam roda perekonomian, tutupnya. (w/b)

Pewarta : SUMARDIN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here