Beranda BOMBANA Jln Poros Desa Diabaikan, Jln Perkuburan Diprioritaskan. Kades: PEMDA Jangan Menutup Mata

Jln Poros Desa Diabaikan, Jln Perkuburan Diprioritaskan. Kades: PEMDA Jangan Menutup Mata

95
0

WONUABOMBANA.COM, RUMBIA – Miris, Kesenjangan yang terjadi di Desa Lantawonua Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) sangat jelas adanya. Kenapa tidak, Jln Poros Desa yang juga masuk Poros Kabupaten diabaikan. Sementara Jln Perkuburan (Saluran), Justru yang dipreoritaskan Sungguh “Miris”, Ujar JANIB Plt. Desa Lantawonua Saat ditemui di ruang kerjanya Senin (26/3/2018).

Lanjutnya, Pemerintah Daerah mestinya bisa melihat kesenjangan yang jelas terjadi didepan “Mata”. Jangan malah seolah-olah tidak tau atau menutup “Mata” Tegas JANIB.

“Bila Dari PEMDA dalam hal ini Dinas (PU dan Tata Ruang Kota) Bombana, beranggapan masih ragu sebab akan ada polemik pembebasan lahan (Pelebaran Jalan), Saya kira itu jelas, Dimusrenbang pun saya sudah katakan dengan Tegas bahwa, itu sudah urusan saya. Dan sejauh ini masyarakat sudah memahami bahkan telah melepaskan/mewakafkan 1 atau 2 Meter Kiri dan Kanan Jalan. Kalaupun masih ada yang bertahan. Tinggal 1 atau 2 Orang Saja”, Ungkap JANIB.

Tambahnya, hasil musrenbang Kecamatan (Rumbia), Sesuai arahan dan keputusan bersama harus ada pernyataan masyarakat yang disertakan “Tanda Tangan”, itu sudah ada. Dari 3 Dusun, tinggal 1 dusun saja yang belum sempat bertanda tangan atas Hibah Tanah (mereka-red), yang terkena jalan.

Namun sambungnya, bisa dipastikan semua sudah setuju. “Dusun 3 saya bisa pastikan hampir 100 Persen sudah setuju. Memang  Masih ada 1 atau 2 orang yang bertahan. Namun, bila sudah sering ditemui beri penjelasan yang jelas, Saya kira mereka pasti terima. Maklum kalau sudah orang tua, bila penjelasan kita kurang Detail, bisa jadi mereka masih ragu. Tapi itu semua tergantung kita bagaimana cara kita melakukan pendekatan persuasif”, Kata JANIB.

Bahkan menurut JANIB, Semua Kebijakan Pemerintah,  Pastilah ada “Pro dan Kontra”. Akan tetapi, bila Benar-benar serius, semua pasti ada jalan keluar.

Untuk itu, JANIB selaku Plt. Desa yang baru saja dilantik, berkomitmen dirinya tidak mau hanya tinggal “Diam” ditempat. Bahkan kata dia, akan terus berupaya memperjuangkan kepentingan masyarakatnya.

“Harapan Saya dan Masyarakat Desa Lantawonua, PEMDA Bombana terkhusus (Dinas PU), agar sekiranya bila tanda tangan hibah dari masyarakat yang terdiri dari 3 Dusun Rampung, Permohonan saya beserta masyarakat,  (Dinas) Terkait segera turun langsung dilapangan melihat kondisi jalan. Apalagi di kala hujan yang sangat memprihatinkan. Masa jln Perkuburan Saja sudah dipreoritaskan, sementara Asas Manfaatnya perlu dipertanyakan”, Imbuhnya dengan ekspresi sedih.

BACA JUGA :  Sukses Peragakan Empat Item, Bappeda Bombana Berharap Juri Bisa Independen

Hal yang serupa pula dikatakan Oleh Camat Rumbia (Drs. H. Safiuddin). Dirinya merujuk pada Musrenbang Kecamatan, Safiuddin telah mengintruksikan kepada Kepala Desa Lantawonua agar segera melengkapi/merampungkan Tanda Tangan Masyarakat terkait pembebasan lahan yang terkena jalan.

“Kepala Desa harus segera melengkapi saja pernyataan dari masyarakat. Sebab, Pemerintah memang tidak akan serta merta merespon permintaan kita bila pernytaan Resmi (Surat Hibah), dari masyarakat belum lengkap. Namun, bila semuanya sudah rampung, maka atas nama pribadi dan pemerintah Kecamatan, akan mendampingi”, Pungkasnya Senin (26/3/2018).

Sekedar Informasi, sebelum berita ini diterbitkan, dari awak media ini telah mengunjungi Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota)  Bombana. Namun, Kepala Dinas Yang Bersangkutan, sedang berada diluar daerah. (w/b)

Pewarta : SUMARDIN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here