Beranda BOMBANA Jangan Pernah Takut Miskin Karena Terbiasa Hidup Berbagi

Jangan Pernah Takut Miskin Karena Terbiasa Hidup Berbagi

191
0
Pesantren Hidayatullah Bombana
Pesantren Hidayatullah Bombana

WONUABOMBANA.COM, RUMBIA – Dalam Ajaran Agama Islam sangat jelas memaparkan keutamaan dan keberkahan yang didapatkan akan kebiasaan seseorang dalam hidup berbagi. Berbagi bukan hanya harus kaya raya dulu atau harus punya HARTA yang melimpah. Namun, yang terpenting disini paling tidak apa yang dirasakan oleh Saudara-saudari kita yang hidup khususnya disetiap Pesantren, bisa pula merasakan hidup bahagia meskipun tidak sepenuhnya seperti kita.

Ajaran Islam pula menegaskan, kalau orang yang sering berbagi, niscaya “Hartanya” tidak akan berkurang ataupun hilang. Sebab, pemberi “rezeki” hanyalah Allah SWT semata, tak ada yang lain.

Pesantren Hidayatullah Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), tidaklah memiliki Gedung yang mewah dan banyak. Namun, hasil pantauan Pewarta Media Online (WonuaBombana.com/WB), setelah ikut Mondok, Dirinya melihat, ternyata masih banyak sanak Saudara/i kita diluar sana yang membutuhkan uluran tangan kita semua. Khususnya Anak Pesantren Hidayatullah yang terletak di Desa Lantawonua Kecamatan Rumbia.

Namun, satu hal yang perlu diketahui bersama bahwa, mereka (Anak Pondok Pesantren Hidayatullah Bombana) dibawah Asuhan Ustadz Surahmad Hamid S.Pdi., baik Putra dan Putrinya, tidak sedikitpun terdengar ataupun terucap dibibir mereka kata “Mengeluh”.

Penyampaian Kultum Usai Menunaikan Ibadah Sholat Subuh di Masjid Pesantren Hidayattula.

“Tahun ini (2019), Target yang ingin kami capai yakni bila Dananya memadai, kami berniat akan membangun penambahan Gedung Putra dan Gedung Perpustakan”, Kata Surahmad Hamid di Masjid Pesantren Hidayahtullah usai menunaikan Sholat Subuh secara Berjama’ah bersama anak asuhanya (Khusus Putra) yang dirangkaikan dengan penyampaian Kultum selaku penutup.

Tuturnya, selama dirinya menjadi Pimpinan Pondok sekitar 4 Tahun terhitung hingga sekarang, kegiatan seperti itu sudah merupakan kegiatan rutin untuk semua Santri. Meskipun bagi Santri Wanita, tidak bercampur baur dengan Santri Putra. Karena mereka juga memiliki Mushola sendiri dan dibina langsung pula oleh Udstazah Pesantren setempat.

Surahmad mengakui jika penataan pembangunan Gedung Pesantren Hidayatullah yang ada atau terlihat sekarang katanya, memang sudah seperti itu adanya. Agar temn terkesan lebih alami.

Apa harapan kepada Pemda dan Public?,

Ustadz Surahmad, “Kalau hubungan Pesantren Hidayatullah dengan Pemerintah Kabupaten Bombana sejak saya menjadi Pimpinan Pondok, Alhamdulillah semuanya terkoneksi dengan baik. Adapun mengenai harapan kepada ‘Publick’, dimohon ada juga perhatian kepada Pesantren-Pesantren dimana saja. Hanya saja, yang terpenting saat ini, pemugaran Warnah dulu. Apalagi ini mau memasuki Bulan Suci Ramadhan”, ucapnya. (w/b)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here