Beranda Paguyuban HIPPAMOR Merupakan Pondasi Dasar “Moronene”, Untuk Menjaga Eksistensinya Menuju Era GLOBAL

HIPPAMOR Merupakan Pondasi Dasar “Moronene”, Untuk Menjaga Eksistensinya Menuju Era GLOBAL

57
0

WONUABOMBANA.COM, KENDARI -Setelah Vakum Selama 12 Tahun, Sejak di Gagas Tahun 1997 oleh Anton Ferdinan Bersama 9 Orang rekannya, maka terbentuklah Organisasi Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Moronene (HIPPAMOR). Dan Kala itu, sejak resmi berdiri (1997), Anton Ferdinan S.Pd yang juga tidak lain sebagai mantan camat Poleang Barat Bombana (Sultra), dirinya pula yang diberi amanah, untuk menjadi ketua terhitung sejak 1997-1999.

Namun, Organisasi ini tidak putus disitu saja. Setelah kepemimpinan Anton Ferdinan Berakhir, kepemimpinan selanjutnya dilanjutkan oleh junior-junior Pelajar Mahasiswa Suku Moronene itu sendiri hingga tahun 2006.

Nah, setelah 2006 hingga Berkahirnya tahun 2017 Organisasi ini vakum. Melihat kondisi seperti itu, Hengki yang juga akrab disapa Setiawan Yudi punya Gagasan bersama rekan Mahasiswa/Mahasiswi Moronene Salah Satunya Zainal yang juga Calon Ketua, mereka bekerja sama untuk menghidupkan kembali Organisasi ini.

Sehingga setelah melewati berbagai proses, diputuskanlah Minggu 18/3/2018 oleh panitia HIPPAMOR untuk menggelar Musyawarah Luar Biasa (Muslub) yang bertempat di kantor PPNI Sulawesi Tenggara, yang dihadiri oleh Ratusan Mahasiswa/i Moronene yang berada ditiga (3) Pilar Bombana yakni : Rumbia, Poleang dan Kabaena. Bahkan ada juga pemuda pelajar mahasiswa moronene diluar Bombana yang ikut serta seperti Kecamatan Watu Bangga Kabupaten Kolaka.

Musyawarah Luar Biasa ini, bukan hanya dihadiri oleh Rekan-rekan Mahasiswa/i saja, kali ini pula dihadiri Mantan Ketua HIPPAMOR 1997-1999 Anton Ferdinan S.Pd dan Juga Sekretaris Jendral Lembaga Adat Kerajaan Moronene Keuwia Pauno Rumbia VII Gufron Kapita, ST.

Foto bersama Panitia Pelaksana MUSLUB dan Senior HIPPAMOR. (Anton Ferdinan-Batik Hitam, Gufran Kapita-Batik Hijau)

“Saya Bersyukur serta bangga pada adik-adik mahasiswa-mahasiswi sekaligus semua pelajar Moronene terutama panitia pelaksana MUSLUB atas partisipasinya menghidupkan kembali organisasi ini. Bahkan saya berharap Organisasi ini bisa eksis seterusnya dari Generasi ke generasi”, Papar Anton Ferdinan Selaku Mantan Ketua HIPPAMOR.

Tambahnya, bahkan kita harus akui melalui Wadah ini (HIPPAMOR), telah banyak melahirkan Alumni terbaik yang ikut berperan penting dibirokrasi Kabupaten Bombana bahkan ada pula yang menjadi anggota Legislatif Bombana saat ini.

Disisi lain, Kerajaan Moronene Keuwia Pauno Rumbia (VII) yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal Kerajaan Gufron Kapita ST. Menyampaikan haru bahagia atas Atensi Mahasiswa Moronene lewat (Setiawan Yudi dan Zainal) Serta rekan-rekannya yang begitu peduli dengan daerah, peduli dengan budaya Moronene yang merupakan suku Asli Kabupaten Bombana.

BACA JUGA :  HIPPAMOR: Terkait Laporan Ke-"KPK", Bupati Bombana Tak Perlu Risau Jika Merasa Tidak Bersalah

“Kita Harapkan HIPPAMOR bisa Terus Berjaya dan kita harapkan pula lewat wadah ini, bisa menjadi perekat tali silahturahmi terutama anak Moronene. Kita sebagai yang tertua, Para Tokoh Suku Moronene Patutnya Organisasi ini kita jadikan sebagai wadah kita semua. Untuk itu, saya sudah Instruksikan kepada panitia penyelenggara agar membuka Rekening Khusus ke-Organisasian HIPPAMOR. Sehingga Pejabat-pejabat Moronene yang peduli dengan budaya, bisa turut berkontribusi secara nyata”, Tandas Gufron Kapita.

Dia menambahkan, ke-Organisasian yang telah dihidupkan kembali, diharapkan bagi seluruh Suku Moronene yang ingin menyisihkan sedikit Rezkinya sudah bisa menyumbang lewat No. Rek bila telah dibuat. “Organisasi Ini bisa terus Eksis, itu tidak lepas dari dukungan finansial. Sebab, HIPPAMOR sendiri memiliki banyak Visi & Misi yang luar biasa demi eksistensi Moronene itu sendiri. Namun, tanpa dukungan Dana atau Donatur, HIPPAMOR akan kesulitan untuk berkembang”, Uraianya.

Sementara Zainal yang baru saja terpilih menjadi Ketua HIPPAMOR Periode (2018-2020) sangat berterima kasih atas Kehadiran serta dukungan semua panitia sekaligus teman-teman pelajar yang telah bersedia hadir. Terkhusus bagi Senior Anton Ferdinan S.Pd dan Sekjen Kerajaan Moronene Keuwia Gufron Kapita ST, katanya.

“Program saya kedepan, akan mencoba mengangkat kembali Marwah budaya Moronene, serta pesan leluhur. Bahkan saya bersyukur sudah terpilih, dan wadah HIPPAMOR menurut saya merupakan wadah yang sangat baik buat pelajar Moronene untuk berkumpul menjadi satu disamping itu mempererat lagi tali persaudaraan” Jelasnya.

Dirinya menyampaikan, Antara Dia dengan Hengki tidak ada masalah. Walaupun Hengki/Setiawan Yudi tidak terpilih, Namun menurutnya, Mereka sudah berkomitmen untuk saling merangkul dan membesarkan HIPPAMOR ini. Bahkan memperkenalkan Moronene Ke Kanca Internasional, Tutupnya.

Sekedar informasi, hasil perhitungan suara, Zainal mengungguli suara dari Setiawan Yudi. Zainal Memperoleh 85 Suara, sedangkan Setiawan Yudi Hanya memperoleh sebanyak 50 Suara dan 1 Suara dianggap batal. (w/b)

Pewarta : SUMARDIN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here