Beranda Daerah Heboh, Warga Teppoe Bombana Menangkap Buaya Berukuran 5 M

Heboh, Warga Teppoe Bombana Menangkap Buaya Berukuran 5 M

1094
0

WONUABOMBANA.COM, POLEANG – Warga Desa Teppoe, Kecamatan Poleang Timur, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa 30 Oktober 2018 sekira pukul (15 : 00 sore) dihebohkan dengan penemuan Buaya yang tiba-tiba muncul dirawa-rawa/kali mati pada saat warga setempat hendak mau pergi mencari ikan.

“Kedua teman saya Sukur dan Mandu, sangat kaget pada saat mau pergi mencari ikan air tawar dirawa-rawa, alangkah terkejutnya, niat mereka mau nangkap ikan, malah dapat buaya”, ungkap Ambo Rappe melalui telpon celulernya.

Antisipasi akan terjadinya hal-hal yang tidak diingankan lanjut Ambo Rappe, bersama kedua rekannya, akhirnya menginisiasi untuk berusaha menangkap Buayannya dengan alat seadanya. Alhamdulillah tambahnya, sebelum warga datang, Buayanya sudah berhasil mereka tangkap dan diikat.

“Sebelum warga datang, kami bertiga sudah menangkap dan mengikatnya, namun disaat kami mau mencoba menariknya, kami ber 6 saja, masih tidak bisa. Sebab bisa dibayangkan, panjangnya sekitar 5 M sementara Lebar badannya kuranglebih 8 cm”, jelas Ambo Rappe.

Ambo Rappe juga menuturkan jika penangkapan ini tidak ada niat yang negatif, apalagi sampai mau melukainya. Hanya saja tekanya penangkapan itu murni untuk mencegah jangan sampai Buayanya bisa membahayakan warga sekitar.

Iklan
Iklan

Apalagi berdasarkan keterangan warga yang berada disekitar Rawa (Tempat penangkapan), baru-baru ini sudah 3 ekor sapinya yang hilang disekitaran itu. Namun sebelumnya katanya, selama musim kemarau, Buayanya memang jika warga pergi dikali malam hari, terkadang mereka jumpai disana.

Untuk itu dirinya meminta kepada pihak mana saja yang mengetahui dimana alamat jelas Balai Konservasi khusus binatang diprovinsi, agar kiranya segera menemuinya. Sebab, saat ini Buayanya masih keadaan utuh, meskipun dalam kondisi terikat, dan satu giginya yang copot karena menggigit kayu yang mereka pakai pada saat ditangkap bebernya.

Dia pula mengatakan jika sampai saat ini dari pemerintah setempat belum mengetahui kejadian tersebut. Baik Kepala Desa, Maupun Camatnya. Yang mengetahuinya baru Kepala Dusun 1 Teppoe saja. Adapun dari pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Poltim, saat dihubungi begitu juga dengan Babinkamtibmasnya, tembus tapi belum diangkat. (w/b)

Iklan
Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here