Beranda ASPIRASI Hanya Persoalan Rehab, Murid Dikorbankan Tanpa Ada Proses Belajar Mengajar

Hanya Persoalan Rehab, Murid Dikorbankan Tanpa Ada Proses Belajar Mengajar

142
0
Sekolah Dasar Swasta Khairussunan NW yang terletak di Desa Langowala, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana.

WONUABOMBANA.COM, RUMBIA – Para Orang Tua Murid Sekolah Dasar Swasta Khairussunan NW yang terletak di Desa Langowala, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, menyesalkan sikap Sekolah yang telah meliburkan Murid selama 2 Minggu tanpa ada proses belajar mengajar hanya karena Gedungnya di Rehab.

Parahnya lagi kata orang Tua Wali, undangan ataupun pemberitahuan tidak ada dari pihak Sekolah. “Tidak ada undangan yang kami terima maupun pemberitahuan. Malah kami kaget anak kami yang menyampaikan bahwa mereka libur” ujar Orang Tua Wali.

Padahal katanya, sekarang Musim ulangan. Nah dengan kondisi seperti ini, bagaimana Guru (Sekolah) akan memberikan Nilai kepada Anak-anak sementara Murid libur “Masa Sekolah Khairussunan mau bikin aturan sendiri tidak mengacu dengan kurikulum yang ada dalam hal ini Aturan Diknas”, tambah orang Tua Wali.

Saat ditemui langsung di Rumahnya (Kepala Sekolah) Rabu 4 Desember 2019 yang merupakan Rumah Jabatan yang berada dalam lingkungan Sekolah, Pantauan dari Awak Media ini memang melihat sementara ada pengerjaan Sekolah disana sebanyak 5 Kelas yang di Rehab Berat dimana Gedung sebelumnya Papan menjadi permanen.

Abdul Rahman M.Pd.i., selaku Kepala Sekolah Khairussunan NW mengakui kalau saat ini Sekolah meliburkan Murid, tidak ada proses belajar mengajar sudah sekitar 2 Mingguan karena adanya rehab bangunan Sekolah.

Namun, Abdul Rahman mengatakan tidak ada yang salah. Asalkan katanya, jam efektif belajar mengajar yang berdasarkan kurikulum pendidikan tetap sama tidak ada yang dikurangi. “Asalkan, jam belajar atau hari efektif berdasarkan Kurikulum Pendidikan tidak ada yang kami kurangi”, tegas Adbul Rahman.

Dia mencontohkan, di Bulan kemarin, Sekolahnya masuk seminggu lebih awal jelasnya. Begitupun pada waktu libur Nasional, Sekolahnya meliburkan Murid lambat seminggu dari Sekolah umum.

Baca Juga : Kejari Bombana Panggil Direktur PT. SSU Terkait Tunggakan IMB

“Inikan sekolah Islam, kalau saya mau, ya biar hari Minggu bisa saja saya sekolahkan murid. Tidak ada masalah, demi menutupi ketertinggalan”, tukasnya.

Dirinya pula mengatakan kalau pihak Sekolah sebelum meliburkan sudah memberikan ulangan kepada Murid-muridnya Bulan kemarin. Sehingga, tidak ada lagi masalah. Dan rencananya, Murid akan disekolahkan kembali pada Awal Januari 2020.

Pernyataan Kepala Sekolah, kembali dibantah oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana Abdul Rauf Abidin. Menurut Kadis, apapun alasannya, Murid jangan sampai dikorbankan.

“Apapun alasannya, jangan sampai murid dikorbankan. Kalau memang Gedungnya sementara direhab, pihak Sekolah harusnya bisa menginisiatif. Misalnya meminjam gedung sekitar demi memastikan, proses belajar mengajar tetap berjalan walaupun itu masuk siang”, tegas Kadis.

Atas kejadian ini, pihak Diknas Bombana langsung memanggil Kepala Sekolah yang bersangkutan yang diagendakan hari ini Kamis (5/12). Untuk diketahui, berdasarkan keterangan dari Kepala Sekolah, SD Khairussunan NW Berdiri pada Tahun 2014 lalu. Rencananya Tahun ini akan dilaksanakan ujian perdana. Jumlah Siswa keseluruhan sebanyak 127 orang untuk SD. sementara TK sebanyak 59 orang. (w/b)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here