Beranda BOMBANA FPWB Gelar Pertemuan Dengan 2 Tokoh Paling Berpengaruh Di Bombana

FPWB Gelar Pertemuan Dengan 2 Tokoh Paling Berpengaruh Di Bombana

32
0

WONUABOMBANA.COM, RAROWATU UTARA – Front Pemuda Wumbubangka Bersatu (FPWB) gelar pertemuan dengan 2 (dua)  Tokoh Paling berpengaruh di Bombana. dengan tujuan untuk Meminta Saran, Pendapat Sekaligus Kritikan. disisi lain kata Jenderal Lapangan FPWB ( Hasra ), hal ini dilakukan tidak lain untuk kembali merapatkan barisan pemuda pemerhati daerah Selasa Malam (12 Desember 2017).

“Pertemuan ini sudah kami rencanakan jauh hari sebelumnya, kami ingin hubungan silaturahmi terus terjalin antar yang masih muda-muda dengan yang lebih tua umur di Bombana. Sekaligus merapatkan barisan dan berkoordinasi kepada (Mereka-red) terkait persoalan-persoalan yang ada hari ini”, Tegas Hasra.

Dalam pertemuannya, terlihat dua orang sosok Tokoh Pemuda bertalenta yang aktiv bergiat di Kabupaten yang dipimpin oleh TAFDIL-JOHAN ini.

Hasra mengaku, “pertemuan ini dihadiri oleh kakak/saudara-saudara kami, yakni Bang Gufran Kapita dan Ratman Munara. Kami ingin mendengar masukan mereka terkait gerakan yang kawan-kawan FPWB lakukan saat ini”, Ungkap Hasra saat dikonfirmasi sebelum kegiatan tersebut dimulai.

Sementara itu, Gufran Kapita dan Ratman Munara terlihat sangat mengapresiasi semangat yang dikobarkan Front Pemuda Wumbubangka Bersatu (FPWB) dalam memperjuangkan hak masyarakat (Wumbubangka) pada khususnya.

“Saya sangat mengapresiasi semangat dan gerakan yang dilakukan oleh adik-adik FPWB ini. Asal, (mereka.red) tidak melanggar ketentuan Undang-undang yang berlaku, saya pikir itu tidak akan ada masalah kedepannya”, Ungkap Gufran Kapita.

Ratman Munara juga menegaskan, “Selama adik-adik ini benar-benar melakukan kebenaran yang hakiki, maka kami akan tetap mensuport mereka, kalaupun mereka keluar jalur, saya akan langsung tegur mereka”. Ujarnya.

Terkait dengan aksi tuntutan Front Pemuda Wumbubangka Bersatu (FPWB) pada PT. PANCA LOGAM MAKMUR (PLM) yang dilakukan beberapa hari yang lalu, Gufran Kapita merespon bahwa itu sah-sah saja dilakukan.

Baca Juga : ” IUP Mati, (PT. PLM) Dituntut Segera Hentikan Segala Bentuk Aktifitas “

“Ya, itu sah-sah saja dilakukan oleh setiap masyarakat Indonesia sebagai wujud implementasi UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat dimuka umum”, Tutup Gufran Kapita dengan santainya sambil meneguk secangkir kopi hitamnya. (w/b)

BACA JUGA :  Dugaan Korupsi Terminal Bombana, Sedikit Lagi Ditetapkan Tersangkanya

Pewarta : SUMARDIN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here