Beranda Religi FKUB Bombana Studi Komparasi Di Manado

FKUB Bombana Studi Komparasi Di Manado

26
2

WONUABOMBANA.COM, RUMBIA – Hari ini adalah waktu dimana nilai-nilai kerukunan mulai terkikis. Dibanyak tempat,muncul konflik terkait tentang kerukunan. Belajar dari pengalaman tersebut, Forum Kominikasi Umat Beragama (FKUB) Bombana menyikapinya dengan melaksanakan beberapa program kerja.

Satu diantaraya adalah Studi Komparasi FKUB di Kota Manado.
Kegiatan ini diikuti oleh Pengurus FKUB Bombana dan diterima oleh Pengurus FKUB kota Manado dan Ka.Kemenag Kota Manado. Dalam pertemuan yang dilaksanakan kamis 16-11-2017,saling bertukar pikiran,informasi,pengalaman,solusi,yang dilakukan oleh (II) lembaga ini.

Sebagai pembuka acara, ketua FKUB Bombana (Hasan Madjid,M.Si) memaparkan tujuan kedatangan ke Manado. Sebab,ingin mengetahui bagaimana Manado mengatur kerukunan antar umat dan potensi konflik sosial selama ini serta menjelaskan terkait kerukunan di Bombana.

Menjawab pertanyaan tersebut, Kepala Kemenag Manado “H.Rikson Hasanati ,M.Ag” menjelaskan secara rinci bagaimana kondisi kerukunan di Kota Manado.

“Kota Manado memegang ranking (I) terbaik terkait kerukunan se Indonesia. Kami memiliki Motto “Kita semua Ciptaan Tuhan,maka kita semua basudara” dengan pepatah ” SITOU,TIMOU,TUMOU TOU (Orang yang sudah Sukses dapat menyukseskan orang lain)”,Ujarnya.

Dalam praktek keagamaan Umat Lintas Agama (Manado) sangat saling menghargai. “Ketika idul fitri,umat Kristiani yang turun langsung membantu persiapanya menjaga keamanan selama ibadah Idul Fitri, begitu pula sebaliknya ketika hari Natal, warga muslim yang menjaga Gereja-gereja”,Ungkap H.Rikson.

Pemuda bersama Kemenag dan (FKUB) memiliki jadwal Safari setiap Ramadhan dan Natal. Dan setiap safari tersebut Pemerintah Kota (Pemkot) membantu rumah-rumah ibadah sebesar 10 – 50 juta.

Semua pimpinan Agama (Imam,Pendeta,Penyuluh Agama) diberi insentif setiap bulanya sebanyak 1,5 juta dan ketika ada riak/konflik, pemerintah segra memanggil “Mitra” terkait untuk menyelesaikanya.

Ditempat yang sama, Ketua (FKUB) Manado, “H.Ibrahim” memaparkan Kota Manado memiliki organisasi terkait kerukunan ini ada FKUB, badan kerja sama lintas Agama,Pemuda Pelopor Antar Umat Beragama,dan Ketahanan Wanita Antar Umat beragama.

Dalam pembangunan rumah ibadah, pengurusan IMB gratis. PEMDA Manado sangat memperhatikan warganya dari pengurusan akte lahir gratis, sampai ketika orang meninggal dunia akan mendapat santunan sebesar 2,5 juta.

BACA JUGA :  Tabligh Akbar di Poleang, Bupati Menyampaikan Beberapa Poin Penting

Sebelum berakhirnya kegiatan itu, Kepala Kementrian Agama (Ka.Kankemenag Bombana), “Jumaing,S.Ag”, mengucapkan terimakasih atas penerimaan (FKUB) Manado bersama Kemenag Manado.

Dia juga memaparkan Program-program “Pemda” Bombana terkait kerukunan dan bagaimana potensi konflik kerukunan di Bombana sekaligus cara menyelesaikanya. Sebagai penutup kegiatan ditandai dengan pemberian plakat cinderamata dari (FKUB) Kabupaten Bombana kepada (FKUB) Kota Manado.

Pewarta: Jinar Ariadi
Editor : Sumardin

2 KOMENTAR

  1. Andai kata semua menyadari bahwa kt semua ciptaan Tuhan dan semua sama dihadapannya,maka tidak akan ada komplik apapun. Mari sebagai ciptaan Tuhan yang paling mulia kita mempererat rasa persatuan dan kesatuan untuk mempertahankan NKRI

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here