Beranda BOMBANA Didemo, Kepala BKPSDM Bombana: Pelantikan Kemarin Itu Tindak Lanjut KASN

Didemo, Kepala BKPSDM Bombana: Pelantikan Kemarin Itu Tindak Lanjut KASN

684
0
Massa Aksi Didepan Kantor BKPSDM kab Bombana, yang ditemui langsung Kepala BKPSDM Rusman Idja (Kemeja Putih). Rabu, 20/2/2019.
Massa Aksi Didepan Kantor BKPSDM kab Bombana, yang ditemui langsung Kepala BKPSDM Rusman Idja (Kemeja Putih). Rabu, 20/2/2019.

WONUABOMBANA.COM, RUMBIA – Massa aksi yang mengatasnamakan Koalisi Penegak Hukum (KPK) menggelar demonstrasi dibeberapa titik. Salah satunya didepan Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bombana Rabu (20/2/2019).

Dimana melalui Jendral Lapangan Yudi Utama Arsyad dalam orasinya dengan tegas mengatakan, dirinya bersama rekan-rekannya akhirnya turun kejalan, pasalnya, mereka menganggap segala permasalahan yang ada di Bombana tidak ada penyelesaian yang jelas.

Apalagi menurutnya terkait “Mutasi” yang diduga Non Prosedural yang telah dilakukan oleh (BKPSDM) Kabupaten Bomabana diperkuat dengan keluarnya Surat dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) di Jakarta tertanggal 26 Desember 2018, Nomor R-2959/KASN/12/2018. Yang diperuntukan buat Pemda Bombana bersifat penting terkait Rekomendasi atas Pelanggaran Sistem Merit dalam Pengangkatan, Pemindahan, dan Pemberhentian PNS dalam Jabatan Administrasi dan Jabatan Fungsional.

“Dalam surat rekomendasi KASN kemarin sudah sangat jelas diperintahakan untuk mengembalikan (ASN) ke jabatannya semula. Namun, kenapa sampai hari ini BKPSDM seolah tidak mengindahkan perintah tersebut. Dan kenapa juga pelantikan kemarin dicicil, bukan pula ditempat semula”, tegas Yudi dalam orasinya.

Nah, dengan kondisi seperti ini terang Yudi, bagaimana pemda Bombana akan memberikan pelayanan yang maksimal?, kalau proses pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) saja, tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Republik ini, geramnya.

BACA JUGA : Nonjob ASN Dianggap Ilegal, KASN Perintahkan Pemda Bombana Untuk Kembalikan

Namun, pertanyaan itu segera ditanggapi oleh Kepala (BKPSDM) Kabupaten Bombana Rusman Idja yang menerima langsung tuntutan massa aksi.

“Ia, saya akan menjawab sesuai dengan tugas dan kewajiban saya terkait ASN. Dan saya akui bahwa, surat dari KASN memang betul sudah saya terima. Dan Alhamdulillah, kemarin Senin (18/2/2019) sudah kami lakukan pelantikan beberapa pejabat Struktural maupun Fungsional digedung Auditorium Kantor Bupati Bombana”, ungkap Rusman Idja.

Rusman juga tidak menampik, jika pelantikan kemarin, belum sepenunhnya sesuai instruksi (KASN). Sebab timpalnya, pelantikan yang akan mereka lakukan, harus penuh kehati-hatian agar tidak lagi menimbulkan riak.

“Kapan kami lagi asal mengganti, lantas yang diganti pergi ke KASN melapor, pasti ribut lagi. Inilah kami tidak inginkan. Makanya, ASN yang tercatut namanya didalam Surat Rekomendasi itu, mohon bersabar. Kami tetap akan melakukan pelantikan jika sudah ada jabatan yang kosong, pensiun, mutasi, atau kami akan ikutkan kedalam seleksi Fit job”, tambahnya.

Dia pula membantah bila ada tudingan bahwa instruksi (KASN) tidak diindahkan. Bahkan katanya, kemarin Senin (18/02/2019) dirinya bersama Bupati dan Wakil Bupati Bombana telah bertemu dengan Ketua KASN diruang rapat Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara mengenai masalah ASN.

Sekedar informasi, berdasarkan Surat Rekomendasi dari (KASN), ada sebanyak 33 orang pejabat struktural, dan 42 orang pejabat fungsional diantaranya Kepala Sekolah SD dan SMP. Mereka inilah yang direkomendasikan baik itu Pembina Kepegawaian (Bupati) maupun pejabat yang berwenang (Sekda dan Kepala BKPSDM), untuk dilakukan pelantikan ulang bagi mereka (ASN) yang dinonjob kemarin. Dengan syarat, harus setara dengan jabatan mereka sebelumnya meski bukan pada tempat semula.

Tapi, Jumlah ini telah berkurang pasca pelantikan Pemberhentian dan Pengangkatan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas Lingkup Pemerintah sebanyak 7 orang dan Pelantikan Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah di Lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebanyak 8 orang Senin (18/2) di Gedung Auditorium Kantor Bupati Bombana. (w/b)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here