Beranda ASPIRASI Bea Cukai Sultra Dikecam Oleh Massa Aksi Agar Besi PT. SSU Tidak...

Bea Cukai Sultra Dikecam Oleh Massa Aksi Agar Besi PT. SSU Tidak Keluar Lagi

125
0
Koalisi Barisan Muda Pulau Kabaena Bersatu (KBMPKB) gelar demonstrasi di kantor Bea & Cukai Kendari. Kamis, (16/8/2019).

WONUABOMBANA.COM, KENDARI – Pengapalan atau pemuatan Besi PT.SSU (Surya Saga Utama) pemurnian biji Nikel yang terletak di Desa Malandahi, Kecamatan Kabaena Utara, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), kini dipersoalkan. Pasalnya, Besi yang telah disegel, namun pemuatannya tetap saja terjadi.

Tidak tanggung-tanggung, Besi yang dimuat mencapai ribuan ton. Dan menurut informasi yang dihimpun oleh Media ini pada saat investigasi dilapangan (Jetty) Malandahi Minggu kemarin, pemuatan sudah terjadi sebanyak 4 kali.

Melihat kejadian tersebut, Koalisi Barisan Muda Pulau Kabaena Bersatu (KBMPKB) Kamis (16/8/2019) akhirnya turun kejalan hingga sejumlah instansi terkait seperti Dinas ESDM, Kantor Bea Cukai, dan finish di Polda.

Salah satu orator KBMPKB Arham baik dalam orasi maupun pada saat Audiens, didepan Kepala Kantor Bea Cukai Sultra dengan tegas dirinya meminta agar Besi yang berada di PT. SSU saat ini tidak ada lagi yang keluar meski itu hanya 1 Biji Baut.

Baca Juga : Besi PT. SSU Kembali Dimuat, Bea Cukai Sultra Seolah Tutup Mata dan Cuci Tangan

“Saya melihat saat ini Perusahaan sedang bermasalah. Jadi saya minta saat inipula jangan ada dulu Besi-besi yang boleh keluar meski itu hanya 1 Biji Baut. Kalau mau dijual, diperjelas dulu status Besinya bagaimana?. Sebab, Besi ini masih ditanggung oleh Negara dengan dalih investasi. Makanya kalau mau dijual, selasaikan dulu pajaknya, belum lagi PPN PPH Nya”, tegasnya.

Menyikapi soal itu, Kepala Kantor Bea Cukai Sultra Denny Benhard mengatakan sudah menurunkan timnya disana bahkan mengklaim jika Besinya ada yang sudah disegel, tapi dia pula tidak menampik kalau Besinya memang ada yang tidak disegel karena telah dibayar pajaknya.

“Yang dimuat itu Besi yang sudah bebas pajak”, tukasnya.

Tidak itu saja, Kepala Kantor Bea Cukai Sultra tegas mengatakan selama 4 kali pengapalan Besinya bukan Ilegal.

Namun pernyataan Kepala Kantor kembali disanggah oleh Arham, manabisa kata dia Besinya bisa dibedakan yang sudah disegel dan belum disegel, sementara besinya semua sudah tercampur. (w/b)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here