Beranda Kesehatan Alhamdulillah, Dinkes Bombana Akan Bayarkan Utang Jasa Jamkesda

Alhamdulillah, Dinkes Bombana Akan Bayarkan Utang Jasa Jamkesda

494
0
Darwin - Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Bombana, Kamis 28/06/2018. (Foto : Sumardin/wb)
Darwin - Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Bombana, Kamis 28/06/2018. (Foto : Sumardin/wb)

WONUABOMBANA.COM, RUMBIA – Kabar gembira buat para tenaga kesehatan Kabupaten Bombana, Sulawesi tenggara (Sultra). Pasalnya, dalam waktu dekat, Utang Jasa Jamkesda yang belum dibayarkan senilai 3 Miliar lebih T.A 2017 oleh Dinas Kesehatan (Dinkes Bombana), tahun ini akan segera dituntaskan setelah perubahan Agustus mendatang.

Ini berdasarkan pernyataan Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Bombana,  Darwin kepada wartawan usai menghadiri pelantikan Kadis Dukcapil yang baru, serta beberapa Kadis lainya mengalami pergeseran (Kamis, 28 Juni 2018) di Aula Rumah Jabatan Bupati Bombana.

Pihaknya membenarkan telah berkoordinasi dengan DPRD Kabupaten Bombana yang menangani bidang kesehatan dalam hal ini Komisi III yakni Bapak Heryanto, S.KM.

“Saya dan Heryanto sudah komunikasi, dan insha Allah diperubahan nanti bulan 8 tahun 2018, kami dari keuangan sudah akan membahas masalah ini dan akan segera membayar tunggakan Jasa Jamkesda tersebut”, ujar Darwin (Ka. BKD Kabupaten Bombana).

Jelasnya, ini sebenarnya kurang komunikasi. Sebab, Jamkesda saat ini sudah tidak ada lagi, karena sudah terintegrasi ke Kartu JKN KIS. Namun, kenapa masih terdapat di lapangan, bahkan dipergunakan.

Namun tambahnya lagi, itu tidak perlu dipermasalahkan lagi, anggap saja itu adalah kesalahan teknis di lapangan. Yang perlu kita lakukan saat ini, bagaimana kita mencari solusi agar masalah ini bisa cepat clear dan Jasa para tenaga Kesehatan, secepatnya mereka bisa terima agar tidak ada lagi alasan dalam pelayanan terhadap masyarakat kita.

“Dari keuangan, bagaimana caranya kami mau bayar kalau Jasa Jamkesda Tahun 2017 kemarin belum dimasukan kedalam perubahan anggaran?,. Karena jika saya lakukan pembayaran tanpa pembahasan, berarti saya memakai uang haram”, tambahnya.

Sehingga berangkat dari itu, Darwin selaku Kepala Keuangan Daerah Kabupaten Bombana menyampaikan untuk seluruh petugas tenaga kesehatan agar sedikit bersabar. Pasalnya, dirinya juga tidak rela jika Jasa mereka sampai tidak dibayarkan. Lanjutnya, adapun rencana DPRD Komisi III untuk Gelar Hearing (Rapat Dengar Pendapat) yang dipromotori Heryanto SKM, menurutnya itu Sah-sah saja. Sebab, itu memang sudah tugasnya. Jadi silahkan berhubungan dengan Dinas terkait. (w/b)

Pewarta : SUMARDIN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here