Beranda Budaya ALFIAN PIMPIE : PERLU ADANYA REVITALISASI KEMBALI DALAM LEMBAGA ADAT

ALFIAN PIMPIE : PERLU ADANYA REVITALISASI KEMBALI DALAM LEMBAGA ADAT

53
1
 WONUABOMBANA.COM, RAROWATU – Mokole (Pauno Rumbia) Alfian Pimpie,SH,M.AP. Mengatakan,saat ini sangat perlu adanya revitalisasi kembali dalam Lembaga Adat (Moronene),agar dalam prakteknya sesuai dengan apa yang kita harapkan.

Sebab,Lembaga Adat Moronene (LAM) saat ini masih perlu di benahi pasalnya lembaga itu sendiri bukan hanya mencakup satu aspek melainkan banyak bagian sesuai dengan tugas dan fungsinya masing masing.

“Lebaga adat yang sesungguhnya membidangi banyak hal di antaranya: Perkawinan,Budaya,Festival,Tanah Ulayat,sampai pada urusan kematian ditambah lagi Ketua (LAM) Sebelumnya “Yunus Soemsudin” Telah Meninggal Dunia”,Ungkap Mokole Alfian Di Kediamanya Ta’ubonto 16-09-2017/Malam.

Pertemuan para “Sesepuh Moronene” kali ini selain membahas tentang Lembaga Adat,juga menindak lanjuti kunjungan dari Pemda Bombana. Siang tadi,dari pihak Pemda Bombana (BALITBANG) telah menyambangi kediaman kami,dengan tujuan perencanaan tempat dan bangunan Rumah Adat Moronene Yang Rencanaya akan di Bangun di SD 2 Ta’ubonto, Tambahnya.

Kami telah mengukur tempatnya dan saya memberi masukan kepada pihak PEMDA agar “Masjid” sekaligus masuk dalam area “Rumah Adat”,Jelas Mokole Alfian,yang telah di Nobatkan 14-07-2012 Silam oleh Gubernur SULTRA Nur Alam S.E kala itu.

Selaku INISIATOR DAN PENGGAGAS Berlangsungnya Pertemuan ini,Mokole Gufran Kapita Menyampaikan,kenapa perlu adanya “Revitalisasi”, agar tidak ada lagi perbedaan dalam kepengurusan kelembagaan. Dengan artian,tanpa ada yang dirubah satupun ketentuan adat dari “LELUHUR”,hanya Saja yang perlu di benahi adalah kepengurusanya (Individualnya).

Lanjut Gufran,pertemuan kali ini bukan untuk sekaligus mendapatkan keputusan akhir melainkan ini hanya proses awal pembentukan kepanitiaan.

Seperti,Alfian Pimpie,SH.M.AP. (Pauno Rumbia), Mokole Gufran Kapita (Pemimpin sidang) dan Mokole Agustinus Powatu (Penasehat Sidang).

“Dengan demisionernya/di bekukaknya kepengurusan (LAM) Oleh Raja (Alfian Pimpie) maka selanjutnya (Raja),menunjuk saya (Gufran Kapita dan Jinar Ariadi SH),Untuk segera Membentuk Tim 7.

Alhasil,sesuai kesepakatan di hadapan Raja dan para sesepuh dari “Lembaga Adat Moronene” (LAM),di rubah menjadi Lembaga Adat Kerajaan Moronene (L.A.K.M)”,Keuwia Ungkap Gufran.

Tim 7 yang di maksud disini ialah, yang akan mempelajari atau yang akan merancang AD/ART dan lewat merekalah akan di tentukan siapa siapa saja Pengurus (L.A.K.M) Keuwia Mendatang

BACA JUGA :  Pemda Berkomitmen Menjadikan Rumah Adat Moronene Sebagai "ICON" Bombana

Sesuai Mufakat,Pertemuan kembali akan di gelar Di Kediaman “Raja/Mokole Pauno Rumbia” (Alfian Pimpie SH.M.AP) di Ta’ubonto Minggu Depan,Sabtu 23-09-2017 Malam,Tutupnya. (B)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here