Beranda BOMBANA Sertifikasi Guru Belum Dibayarkan, Ketua PGRI Sultra Turun Tangan

Sertifikasi Guru Belum Dibayarkan, Ketua PGRI Sultra Turun Tangan

27
0

WONUABOMBANA.COM, RUMBIA – Sertifikasi Guru di Bombana yang belum dibayarkan sejak Oktober, November dan Desember (2016) Triwulan ke (IV), membuat ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sultra turun tangan untuk ikut serta meminta sekaligus berharap agar tunjangan guru bisa secepatnya dibayarkan.

Rapat silahturahim yang digelar di Hotel Istana, Rabu (22-11-2017).

Rapat silahturahim yang digelar di Hotel Istana, Rabu (22-11-2017) dihadiri oleh perwakilan guru dari berbagai pelosok yang ada di Kabupaten Bombana.

“Saya turun bukan untuk mencari siapa yang salah, siapa yang benar. akan tetapi meminta sekiranya Hak-hak guru (Sertifikasi) secepatnya bisa dibayarkan. Karena kalau ini tidak cepat dibayarkan masalah ini bisa jadi berbahaya”,Ujar Ketua (PGRI) sultra DR. Abdul Halim Momo. Spd. Msi.

Lanjutnya, terkait soal tunjangan sertifikasi guru di Bombana yang belum dibayarkan, perlu disikapi lebih serius. pasalnya tindak “Korupsi”, itu bukan hanya mengambil uang negara, tetapi penyalah gunaan, juga bisa di kategorikan sebagai tindak pidana korupsi, tegasnya.

Namun, dirinya menghimbau kepada seluruh rekan guru di bombana agar tetap sabar menunggu serta mengikuti sesuai peraturan yang ada, sekaligus melakukan pendekatan “Persuasif” terhadap (Pemda) agar tunjangan mereka secepatnya bisa di bayarkan bila perlu tuntas dalam tahun ini 2017.

Menyinggung Soal “Mutasi”, ketua (PGRI) provinsi Sultra (Abdul Halim Momo) menegaskan, Mutasi boleh-boleh saja dilakukan, namun harus sesuai dengan Perundang-undangan yang berlaku. Seperti halnya yang tertuang dalam Pasal 71 ayat (2) UU 1/2015, terangnya.

Tak cukup disitu saja,ketua (PGRI) Sultra bersama beberapa perwakilan guru Bombana lanjut ke (Pemda) dan diterima oleh Sekretaris daerah (Sekda) Bombana Burhanuddin A.HS. Noy.

Dalam pertemuanya ketua (PGRI) Sultra melalui Wakil Ketua (I) Kasma, klarifikasi 2 poin. Pertama tentang Sertifikasi, dan yang kedua tentang Mutasi.

Menjawab pertanyaan terkait tunjangan “Sertifikasi” guru, Sekda Bombana kembali menegaskan bahwa uangnya sudah ada. Hanya saja tinggal menunggu SK Carry Over Dari Pusat (Mendikbud).

“Dana sertivikasi guru triwulan ke IV sudah ada. kami tinggal menunggu SK Carry Over Saja Dari Kementrian pendidikan. Kalau besok ada SK Nya, besok juga dibayarkan”, tegas Burhanuddin.

BACA JUGA :  Pemda Bombana Menilai, 'Berutang' Adalah Solusi Yang Tepat

Sementara tentang “Mutasi” Burhanuddin (Sekda) Bombana, mengatakan itu sudah mengikuti sesuai prosedur yang ada dan berdasarkan hasil putusan dari Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN)”, Katanya.

Untuk diketahui, Tunjangan sertifikasi Guru di Bombana yang belum dibayarkan sebanyak 10,7 M lebih, yang terdiri dari 1060 Orang.

Pewarta : Sumardin

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here